Tokoh PKS Minta Penegak Hukum Jangan Alihkan Isu, Kasus Besar Dulu Diutamakan   

382
Tokoh PKS Minta Penegak Hukum Jangan Alihkan Isu, Kasus Besar Dulu Diutamakan   

JAKARTA – Penegak hukum harus lebih fokus pada penuntasan kasus-kasus besar, tanpa melakukan pengalihan. Hal ini diminta Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKS, Bukhori Yusuf.

“Pelanggaran dan tindak kriminal besar-besar dulu itu diutamakan,” katanya, di Jakarta, Jumat (18/12/2020), terkait tindakan polisi menangkapi sejumlah teroris yang buron belasan tahun, dan pengungkapan kotak amal dijadikan sumber dananya.

Bukhori menjelaskan, kasus besar tersebut di antaranya adalah penembakan enam warga sipil anggota FPI oleh Polisi di Tol Jakarta – Cikampek.

“Lalu korupsi di Kemensos dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kemudian kriminalisasi tokoh agama,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian RI membeberkan rincian jumlah kotak amal milik Yayasan Abdurrahman Bin Auf (ABA) yang diduga menjadi sumber pendanaan organisasi teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Kadiv Humas Polri Argo Yuwono mengatakan, kotak amal itu tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan dari tersangka Fitria Sanjaya alias Acil.

Menurut data yang dihimpun Polri, ada belasan ribu kotak yang tersebar di 12 kota/provinsi di Indonesia. Kotak-kotak amal yang ditempatkan di berbagai titik mini market itu diduga milik Yayasan Abdurrahman Bin Auf (ABA),

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin pun angkat bicara. “Lembaga yang menyalahgunakan wewenang, pasti dikenai sanksi,” katanya, di Jakarta.

Kamaruddin menegaskan, selama ini banyak Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Laziswaf) terpercaya yang bisa jadi pilihan masyarakat dalam menyalurkan amal sosialnya.

Sumber : Siberindo III Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here