TKD Prabu Naik, ASN Senang dan Bangga

0
571

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yang dipastikan akan dibayarkan per Mei 2018, mendapat tanggapan positif. Bahkan, ada yang merasa bangga dengan kebijakan pemkot tersebut.

Kasubbag Hukum, Kepegawaian, Umum dan Hubungan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih, Ira Primadesa Ogatiyah SSi MKes bahkan mengatakan jika dirinya merasa bangga dan bahagia dengan kebijakan tersebut.

“Saya merasa bahagia karena sejak menjadi ASN dan bertugas di Prabumulih, kenaikan TPP itu belum pernah ada,” ungkap Ira di ruangannya, Rabu (18/4).

Kadang lanjut Ira, kalau ikut pelatihan dan berkumpul dengan ASN dari daerah lain, dirinya merasa malu dan minder jika ditanya tentang besaran TKD yang hanya sekitar Rp 620.500 untuk golongan 4 a.

“Jika memang sesuai dengan apa yang diberitakan di media, maka untuk eselon 4 a sebesar Rp 1,8 juta,” sebutnya antusias.

Masih kata Ira, banyak ASN yang berencana menjadikan kucuran TKD pertama sebagai kenang-kenangan (dilengketkan) atau disumbangkan.

“Saya tanyakan kepada seluruh pegawai di Dinkes, ternyata mereka ingin menjadikan TPP itu sebagai kenang-kenangan. Sehingga, itu akan menjadi bukti bahwa ASN Prabumulih memiliki TPP yang bisa dibanggakan,” ujarnya.

Memang lanjutnya, Pemkot Prabumulih tidak ada standar untuk besaran TPP, karena itu tergantung jumlah PAD dan kebijakan dari Wako. Tapi, dengan peningkatan kesejahteraan, tentu mampu untuk meminamilisir tindak pidana korupsi atau pungli dari oknum ASN.

“Pokoknya seluruh pegawai di Dinkes termasuk di Puskesmas sangat senang. Apalagi kami ini ibu-ibu,” candanya.

Senada, Kabag Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Prabumulih, Bustomi yang ditemui di ruangannya, mengaku senang dan mengapresiasi bentuk kepedulian pimpinannya.

“Siapa pun orangnya, jika mendapat tunjangan pasti merasa senang. Tetapi, kenaikan tunjangan tersebut tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kinerja,” ujarnya.

Dengan beban keuangan daerah yang bertambah yang berimplikasi pada bertambahnya penghasilan ASN, tentunya harus didukung dengan kinerja yang baik.

“Kalau tidak ada peningkatan kinerja, untuk apa menaikkan tunjangan itu. ASN harus sadar bahwa dengan adanya kenaikan TPP, maka harus didukung dengan kinerja dan disiplin,” ucapnya mantap.

Bustomi juga memastikan jika anggaran pemkot tersedia sampai pada anggaran biaya tambahan (ABT). Bahkan katanya, anggaran TKD akan ditambahkan saat ABT nanti.

“Jadi anggaran itu sudah ada tinggal lagi penambahannya,” singkatnya dan menambahkan jika Perwako terkait kenaikan TKD berlaku per 1 April 2018. Sehingga, TKD akan dibayarkan di awal bulan Mei 2018.

“Itu positif karena Perwako sudah ditandatangani,” pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, rincian TKD  untuk pejabat Sekda mencapai Rp 10.000.000, Tingkat Eselon 2 b Rp 5000.000, Eselon 3 a.b Rp 2.500.000, Eselon 4 a.b Rp 1.800.000, Staf Golongan 4 Rp 1.600.000, Golongan 3 Rp 1.400.000, Golongan 1 dan 2, senilai 1.250.000 per bulannya.

Kepastian kenaikan tersebut secara langsung dibacakan oleh Penjabat Wali Kota Prabumulih, H Richard Cahyadi AP MSI saat menggelar apel di halaman perkantoran Pemkot Prabumulih beberapa waktu lalu.

Laporan            : Irfan

Editor/Posting   : Imam Ghazali