Tim Verifikasi STBM Talang Ubi Lakukan Penilaian SBS di Desa Simpang Tais

0
362

Sumateranews.co.id, PALI – Tim Verifikasi STBM Puskesmas Talang Ubi, terus melakukan penilaian dan  peninjauan langsung ke rumah warga yang mendapatkan bantuan untuk membuat Jamban sehat atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS). Lokasi Desa Simpang Tais kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini menjadi desa pertama yang telah di datanginya.

“Desa Simpang Tais ini adalah yang pertama kita Verifikasi, dari desa dan kelurahan di Kabupaten PALI, desa ini juga merupakan Desa yang dideklarasikan sebagai desa sanitasi total berbasis masyarakat (STBM),” Jelas, Fery Seftarini, selaku pimpinan puskemas Talang Ubi.

Menurutnya masyarakat di desa simpang tais sudah menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara berkesinambungan sesuai dengan visi STBM, dan masyarakat melakukan perubahan pola hidup dari perilaku tidak sehat menjadi perilaku hidup bersih dan sehat.

Fery menambahkan dari sekian banyak desa dan kelurahan, hanya ada dua desa ditahun 2017 yang sudah 100 persen Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), yaitu Desa Simpang Tais Dan Desa Talang Akar yang berada dikecamatan Talang Ubi.

“Untuk melakukan verifikasi, team kita beranggotakan 3-5 orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pemerintah Daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut Fery mengakui desa di Kecamatan Talang Ubi belum seluruhnya memenuhi program Stop Mising Sembarangan (SMS) di tahun 2017, dirinya berharap untuk tahun 2019 mendatang seluruh masyarakat kecamatan Talang Ubi, sudah bebas dari buang air vesar sembarangan.

Hal senada dikatakan bidan desa setempat Yuni Arianti Nofika, AM. Keb, pihaknya berupaya semaksimal mungkin mensosialisasikan budaya hidup sehat melalui berbagai cara dan pola hidup sehat seperti, jangan buang sampah sembarangan dan mengoptimalkan saluran air limbah rumah tangga.

“Kita selalu berupaya memberikan pengertian kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih,” ujarnya.

Sementara, Erika Peru Kades Desa Simpang Tais mengatakan, semenjak Desanya menjadi salah satu desa yang menjadi target pemerintah kabupaten dalam program tersebut, pemdes langsung mendata berapa jumlah penduduknya yang belum memiliki jamban.

” Alhamdulilah, Desa kita sekarang  sudah ada jamban sendiri, kita manfaatkan pemberdayaan Dana Desa tahap awal Tahun 2017,” Ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya program SMS ini, desa simpang tais akan lebih Asri dan bebas dari berbagai penyakit.

Namun dirinya mengaku masih ada satu PR lagi untuk di desanya , yakni “Sampah” karna dirinya mengaku masih keterbatasan sarana untuk membuang atau mengelolanya, ini menjadi suatu perkerjaan untuk semua masyarakat.

Kendati demikian beliau optimis tahun depan bisa diatasi, karena program tersebut sudah bergulir hanya saja menunggu kapan terealisadinya, sembari menunggu dirinya terus berupaya menyadarkan masyarakatnya melalui himbauan dan gotong royong membersihkan sampah yang ada.

Laporan : Rica Merisca

Editor     : Donni

Posting   : Andre