Tim Upsus Sumsel Dan Pemkab OKI Genjot LTT Padi

0
69

Sumateranews.co.id Kayuagung,- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan Kabupaten dengan sawah terluas ketiga setelah Banyuasin dan OKU Timur di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten OKI memiliki luas baku lahan sawah 121.665 ha yang terdiri dari dua tipologi lahan yaitu pasang surut dan lebak. Dari luasan sawah tersebut hingga akhir Mei 2018 baru tertanami padi seluas 36.592 ha sehingga masih terdapat potensi tanam di OKI yang cukup luas untuk bulan Juni yaitu 85.074 ha.

Menyikapi rendahnya realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi tiga bulan sebelumnya (standing crop) di Kabupaten OKI, Kamis (07/06/2018) Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan, atas penugasan Dirjen Tanaman, Dr. Sumarjo Gatot Irianto, didampingi Pj Upsus untuk Kab.OKI, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumsel, Ka BPTP Sumsel Dr Priatna Sasmita, serta Kadin Ketahanan Pangan, Tanaman dan Holtikultural OKI, Syarifudin SP MSi beserta jajarannya turun ke lapang untuk memastikan potensi tanam sekaligus percepatan tanam di bulan Juni 2018 terutama pada lahan Lebak.

Selesai kunjungan lapang, dilanjutkan dengan rapat terbatas antara Tim Upsus (Upaya Khusus) dengan Kadistan OKI dan seluruh KCD wilayah Lebak Kab OKI di kantor Distan Kab OKI di Kayuagung untuk menyisir potensi tanam (LTT) Juni ini. Satu kesimpulan dalam rapat tersebut adalah disepakati nya Luas Tambah Tanam (LTT) padi Juni untuk Kab OKI adalah sekitar 60.399 ha (pada Rakor percepatan LTT sehari sebelumnya di Palembang hanya sekitar 15.000 ha) dengan harapan surut air di areal lahan lebak dan dengan memanfaatkan sebagian lahan pasang surut untuk Indeks Pertanaman (IP) 200.

Pada rapat terbatas dimaksud juga diharapkan ada dukungan Pemerintah Pusat untuk peningkatan maupun percepatan LTT ini dengan adanya bantuan benih gratis sebagai pengganti benih subsidi sementara ini khususnya untuk daerah pasang surut untuk peningkatan IP100 menjadi IP200 atau juga pada lahan lebak yang dilakukan percepatan tanam yang biasanya pada bulan Juli atau Agustus menjadi di bulan Juni ini.

Laporan Ali Aman
Editor : Doni