Tim Saber Pungli Polres Lahat OTT Kades Gramat

0
518

Sumateranews.co.id, LAHAT- Polres Lahat melalui Tim Saber Pungli Polres Lahat berhasil menangkap Akhmad Kurnia (46) Kepala Desa (Kades) Gramat Kecamatan Merapi Selatan. Penangkapan tersebut dilakukan saat Akhmad Kurnia sedang bernegosiasi dengan pihak perusahaan PT LPPBJ. Dalam aksi nakal sang Kades itu, sehari sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Lahat sudah mengetahui bakal adanya pungli yang dilakukan oleh oknum Kades Gramat ini.

Bahkan saat ditangkap dan digeledah oleh anggota yang memakai pakian preman, Akhmad Kurnia tidak bisa mengelak lagi, karena pihak anggota Polres Lahat mengamankan uang tunai sebesar Rp 30 juta. Dimana sang Kades itu langsung digelandang ke Polres Lahat.

“Oknum kades tersebut tertangkap tangan (OTT) atas dugaan pemerasan sesuai dengan pasal 368 KUHP. Juga berdasarkan No LPB/94/V/2018/Sumsel/Res Lahat Tanggal 24 Mei 2018, ” ungkap Kapolres Lahat, AKBP Robby Karya Adi SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar SIK, Jumat (25/5/2018).

Dijelaskan Ginanjar, Kepala Desa Gramat tersebut, dicokok berdasarkan laporan dari korban Roy Sitorus (32) warga Jl Penghijauan 4 Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Kota Lahat, yang merupakan salah satu karyawan PT LPPBJ.

Untuk kronologis kejadian Kamis (24/5/2018) sekira pukul 12.30 WIB berlokasi di pencucian mobil Bandar Jaya, tersangka melakukan pertemuan untuk memberikan penawaran kepada korban agar perusahaan korban dapat terus berjalan.

“Namun, dalam pertemuan itu, oknum Kepala Desa Gramat tersebut, meminta sejumlah uang kepada korban dengan catatan bahwa jika TSK tidak diberikan uang maka perusahaan tersebut tidak akan bisa berjalan,“ tambah Ginajar menirukan keterangan dari korban.

Tertangkap tangannya oknum Kades ini, saat melakukan pertemuan di pencucian mobil yang berada di kawasan Kelurahan Bandar Jaya oleh Tim Saber Polres Lahat, saat TSK baru menerima uang dari korban.

“Selain telah diamankan tersangka. Kita juga berhasil mendapati barang bukti (BB) dari tangan TSK berupa uang sejumlah 30 juta rupiah, dan buku rekening Bank BRI An Akhmad Kurnia. Saat ini, oknum kades sedang menjalankan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Lahat, untuk di proses lebih lanjut dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Laporan          : Novita/Idham

Editor/Posting : Imam Ghazali