Tim Koalisi Bantah Pemberitaan di Medsos

0
94

Sumateranews.co.id, LAHAT- Tim Koalisi kemenangan Bursah Zarnubi-Parhan Berza dari Golkar, PKB, dan PAN membantah adanya pemberitaan di media sosial dan sebagainya yang dianggap tidak sesuai dan mencemarkan.

Melalui juru bicara DR Niko Pransisco SH MH dan didampingi Utusan Tim Kemenangannya disampaikan bahwasannya informasi atau kejadian itu dianggap simpang siur. Jubir Niko menegaskan hal tersebut melalui konferensi pers, Sabtu (30/6/2018) di kediaman Bursah Zarnubi di Talang Jawa Selatan Lahat.

Dikatakan bahwa peristiwa yang terjadi pada 27 Juni malam di depan Kantor Panwaslu Lahat, para demonstran hanya menuntut kinerja Panwaslu untuk bekerja secara serius dan profesional dan untuk menindaklanjuti dugaan money politik yang dilakukan salah satu paslon.
‘’Yang mana terdengar berita yang berkembang dari media sosial terkait adanya oknum polisi terluka kecil di bibir. Itu kami tidak mengetahui penyebabnya,” ujar Niko.

Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan tidak ada kisruh sama sekali, dan juga tidak ada kerusakan fasilitas umum seperti yang beredar di media sosial bahkan satu rumput pun tidak ada yang tercabut dan aksi demonstrasi berakhir aman dan damai.

“Kami hanya ingin pihak panwaslu selaku lembaga yang berwenang untuk segera menindaklanjuti laporan dari tim kami tentang dugaan praktek money politic yang dilakukan oleh salah satu paslon,” tegas Niko lagi.

Lebih lanjut untuk menyikapi peristiwa yang terjadi di pasar bawah tengah pada tanggal 28 Juni pada jam 9 pagi bukanlah unsur kesengajaan tapi terjadi secara spontan, dengan kronologi, 6 orang dari tim hendak menuju rumah Dadang Ketua RT 4 Pasar Bawah Tengah untuk mengonfirmasi. Karena Dadang diduga terlibat adanya praktek money politic.

“Kronologisnya, ketika Dadang hendak kami temui, kami bertemu dengan istrinya, seketika Dadang berlari dengan seseorang yang kemudian diketahui saudara Fitrizal, lalu dikejar dan tertangkap oleh saudara Awaludin, dan Fitrizal mengeluarkan kuduk dan ingin menusuk saudara kami Awaludin dan golok ditangkis dan diambil oleh saudara Misman. Setelah itu aparat kepolisian mengamankan saudara Fitrizal beserta kuduknya,” tambah Saryono Anwar yang menyaksikan kejadian.

“Kejahatan Demokrasi akan kami lawan sampai kebenaran bisa tegak tanah Lahat yang kita cintai,” tegasnya.

Laporan : Novita/Idham/Rel
Editor/Posting : Imam Ghazali