Tim Satgas Berhasil Menangkap Seekor Harimau di Kawasan Semende Muara Enim

204
Tim gabungan BKSDA bersama TNI dan Polri serta dibantu masyarakat setempat saat mengevakuasi seekor harimau yang berhasil ditangkap setelah terperangkap di kerangkeng besi yang dipasang di sejumlah titik di daerah Semende Darat Ulu (SDU), Muara Enim, Selasa (21/01/2020).

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Setelah menanti cukup lama, akhirnya Tim Satgas yang dibentuk Pemkab Muara Enim terdiri dari anggota TNI, Polri, BKSDA dan Polisi Kehuatann serta dibantu warga setempat, berhasil menangkap seekor Harimau Sumatera yang selama ini kerap meneror dan menyerang warga di perkebunan kopi daerah Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Harimau Sumatera ini berhasil ditangkap saat memasuki Desa Pelakat, Kecamatan Semende Darat Ulu dan masuk perangkap yang dipasang petugas di sejumlah titik di sekitar lokasi tersebut, Selasa (21/01/2020).

Seekor Harimau Sumatera, yang berhasil ditangkap petugas gabungan di Desa Pelakat, Semende, kabupaten Muara Enim, Sumsel.

Kapt. Afrizal, Danramil Semendo yang memimpin Tim Satgas menjelaskan, bahwa penangkapan Harimau tersebut dilakukan dengan cara membuat perangkap di beberapa titik.

“Setelah lama menunggu, Harimau itu akhirnya masuk perangkap di perkebunan kopi yang dipasang petugas di Desa Pelakat, Kecamatan Semendo, didalamnya diberi umpan kambing,” terang Afrizal, ketika dihubungi via handphone, Selasa (21/01).

Dijelaskan Afrizal, penangkapan hewan yang dilindungi tersebut itu bermula ketika harimau tersebut berhasil masuk dalam perangkap, setelah dipasang umpan yang ada di dalam kerangkeng besi yang dibuat.

“Semoga tidak ada lagi Harimau yang masuk ke pemukiman penduduk di sana. Begitupun, kita minta masyarakat untuk lebih mewaspadainya. Sekarang Harimau itu segera akan kita evakusi,” jelas Afrizal.

Ditambahkan Afrizal, pihaknya sebelumnya banyak menerima laporan dari masyarakat di Kecamatan Semende dan Mulak Ulu yang mengaku resah bahwa ada Harimau sering berkeliaran di pemukiman penduduk dan ditengah perkebunan.

Masyarakat sendiri
disebutkannya belum mengetahui secara pasti jumlah Harimau yang berkeliaran di
wilayah tersebut.

“Masyarakat tetap kita imbau untuk waspada meski kita sudah berhasil menangkap harimau itu, kegiatan ini juga akan tetap kita lakukan karena kita belum tahu jumlah pastinya,” pungkasnya.

Laporan : King/Deka

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here