Terus Bergulat Dengan Situasi Sulit Hingga Akan Selesainya TMMD di Pantirejo

10

 

Sumateranews.co.id, PEKALONGAN –  Sejumlah anggota Satgas TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, masih terus bergulat dengan situasi sulit saat bekerja di desa sasaran TMMD,  Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Lagi-lagi situasi sulit itu penyebabnya karena hujan deras yang ada di lokasi TMMD. Di pembangunan talud yang ada di Dukuh Jlubang, Desa Pantirejo, sebagian Satgas dengan dibantu warga melakukan finishing, sebagian lagi menguruk lubang bekas pembangunan talud. Semuanya harus bekerja ekstra berat, menyusul habis hujan deras.

Seperti yang dilakoni  Praka Sujatmoko , anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan yang dari Satuan Radar 214/Tegal. Lantaran habis hujan deras, Praka Sujatmoko harus bergulat dengan tanah yang lekat dan licinnya jalan saat melangsir tanah untuk mengurug  lubang bekas pembangunan talud di Dukuh Jubang.

‘’Karena habis hujan deras di lokasi TMMD, pekerjaan justru menjadi sangat berat. Karena tanah yang akan digunakan untuk menimbun lubang di bekas pembangunan talud jadi lekat. Tidak hanya itu saja, saat melangsir tanah itu jalan cukup licin, sehingga harus super hati-hati,’’ terang . Praka Sujatmoko,  Selasa (07/04/2020).

Sementara itu terpisah,Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno mengemukakan, sehabis hujan deras, situasi yang sulit juga dihadapi sejumlah anggota Satgas yang terjun menangani finishing talud yang ada di Dukuh Jlubang.

‘’Saat hujan turun,dipastikan pekerjaan finishing talud akan terhenti. Sementara itu sehabis hujan, lokasi akan menjadi licin, sehingga  para Satgas, tukang dan warga akan kesulitan saat akan melanjutkan pekerjaan,’’ jelas Babinsa Sutrisno. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here