Terungkap Diperingatan HANI 2021, Wapres Sebut Peredaran Narkoba di Indonesia Sebagian Dikendalikan oleh Sindikat Luar Negeri

0
164
Terungkap Diperingatan HANI 2021, Wapres Sebut Peredaran Narkoba di Indonesia Sebagian Dikendalikan oleh Sindikat Luar Negeri
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin, saat membuka acara tersebut secara virtual melalui Istana Wakil Presiden RI, Senin (28/6/21).

OKI – Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh lapisan tentang ancaman besar bahaya narkoba bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini seperti diutarakan oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, saat membuka acara tersebut secara virtual melalui Istana Wakil Presiden RI, Senin (28/6/21).

“Momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2021 ini hendaknya mengingatkan kita semua akan bahaya narkotika bagi nusa dan bangsa,” ungkap Wapres pada Acara HANI 2021, yang mengusung tema War on Drugs yang berarti perang melawan narkoba di masa pandemi Covid-19 menuju Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR).

Wapres menjelaskan, bahwa berdasarkan data, peredaran narkoba di Indonesia sebagian besar berasal dari luar negeri yang dikendalikan oleh sindikat luar negeri bekerja sama dengan sindikat dalam negeri.

Peredaran narkoba di Indonesia sendiri menyasar usia produktif hingga anak-anak, yang telah beredar sampai tingkat desa.

“Tindakan tegas dan terukur diperlukan untuk mengatasi kasus narkotika maupun pencucian uang hasil kejahatan narkotika,” Tegas Wapres

Wapres juga mengapresiasi kinerja BNN Republik Indonesia serta lembaga negara lainnya atas kinerja yang telah dicapai dalam pemberantasan narkotika.

Sebelumnya, Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose M.M dalam laporannya menjelaskan, bahwa upaya penanggulangan narkoba harus dilakukan secara holistik baik dengan Hard Power melalui pemberantasan dan Soft Power melalui pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi. “Serta Smart Power melalui pengembangan IT,” sebut Petrus.

Ia juga menjelaskan, dalam rangka perang melawan narkoba, arah kebijakan yang diambilnya adalah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang profesional, peningkatan lembaga rehabilitasi, pemberdayaan ketahanan masyarakat terhadap kejahatan narkotika, dan peningkatan sinergitas dengan pemangku kepentingan di level nasional, regional dan internasional. (trs)

Editor : Donni