Terungkap Bisnis Narkoba Pelaku Dilakoninya Sebelum jadi Anggota DPRD Kota Palembang

4183
Oknum Anggota DPRD Kota Palembang dari Komisi II Fraksi Golkar, Do (baju kaos merah), saat digelandang petugas BNN RI, usai diamankan dari ruko miliknya, Selasa (22/9) pagi tadi.

BNN Amankan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

PALEMBANG – Selain mengamankan Oknum Anggota Komisi II DPRD Kota Palembang berinisial Do, petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) yang dipimpin langsung Kasubdit Pengejaran, Kombes Pol Wahyu bersama Anggota Ditnarkoba Polda Sumsel dan BNNP Sumsel juga berhasil mengamankan 5 orang kurir dan barang bukti sabu seberat 5 kilogram beserta ribuan butir ekstasi dari lokasi ruko (TKP) di Jalan Riau, Kelurahan Puncak Sekuning, Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, Selasa (22/9) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.

“Masalahnya belum bisa buka ini ada pengembangan yang masih harus kita ambil, makanya belum bisa buka secara keseluruhan mungkin kita butuh waktu 2 jam kedepan,” ungkap Kasubdit BNN RI, Kombes Pol. Wahyu, diwawancarai di lokasi penggrebekan.

Dia juga mengungkapkan pelaku (Oknum Anggota DPRD Palembang) seorang bandar besar, dan merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan penangkapan terhadap Bis PO Pelangi sebelumnya.

“Masih diitung, ada 11 bungkus ukuran kecil yang kita amankan perkiraan 1 bungkusnya beratnya 1 kg. Dan ini sudah diintai hampir 1 tahun, sebelum pelaku menjabat anggota dewan,” sebut Wahyu, seraya menyebutkan saat digrebek pelaku dan para kurirnya baru usai mengambil barang haram tersebut.

Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu mengatakan, sekira pukul 8.00 WIB, Tim BNN Pusat, Ditnarkoba Polda Sumsel dan BNNP Sumsel berhasil mengamankan enam tersangka bandar dan kurir narkoba, di antaranya ada oknum anggota DPRD Kota Palembang yakni Do.

Dari tangan tersangka dan kurinya, pihaknya mengamankan barang bukti narkotika jenis Sabu dan Ekstasi.

“Dimana oknum anggota DPRD ini kita grebek di tempat usaha Laundrynya, adapun penggerebekan ini hasil dari pengembangan penangkapan bus Pelangi yang ditangkap oleh BNN Pusat di kawasan Jawa Barat, nah dari situla terkuak bahwa narkoba tersebut akan diantarkan ke Palembang,” bebernya, Selasa (22/9/2020).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, Ali Syaban ketika dihubungi beberapa awak media mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui ada anggotanya yang tertangkap oleh BNN.

Menurut dia, anggota DPRD Palembang saat ini tengah membahas pansus di DPRD Kota Palembang.

“Saya belum tahu ada info penangkapan ini, kami sedang membahas raperda di pansus,” kata dia.

Laporan : Are III Editor : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here