Terungkap 2 Desember 2019, Pihak RS Fadhillah Sudah Gratiskan Biaya Perawatan Sang Bayi

407
Rapat Pemerintah kota Prabumulih melalui Asisten III H M Rasyid S Ag MM bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Prabumulih Ir Dipe Anom, serta anggota Komisi I dan III dengan pihak Rumah Sakit Fadhillah, Selasa (14/01/2020).

// Hari Ini, Bayi Delfa Barqi Abbasy Sudah Bisa Pulang

Sumateranews.co.id,
PRABUMULIH – Pemerintah kota Prabumulih melalui Asisten III H M Rasyid S Ag MM
bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Prabumulih Ir Dipe Anom, serta anggota Komisi
I dan III mengunjungi Rumah Sakit Fadhillah, Selasa (14/01/2020).

Kunjungan dilakukan
menyusul permasalahan bayi Delfa Barqi Abbasy, yang sempat dikabarkan ditahan
oleh pihak rumah sakit, karena orang tuanya tak mampu membayar biaya persalinan
dan perawatan bayi selama 3 bulan.

Terungkap dalam
pertemuan yang sempat alot dan terkesan tertutup bagi media ini bahwa pihak RS
Fadhillah Prabumulih tidak pernah menahan atau menyandera bayi melainkan masih
dalam proses perawatan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Prabumulih,
Ir Dipe Anom usai rapat dengan pihak RS.

“Bayinya
tidak disandera namun masih dalam proses perawatan,” ujar Anom.

Menurut Anom,
masalah itu seharusnya tidak terjadi dikalangan warga Prabumulih. Usai rapat, sang
bayi langsung bisa dibawa pulang kerumahnya.

“Ini
seharusnya tidak terjadi untuk dikalangan warga Prabumulih, semoga dengan
kejadian yang menimpa Febrianto ayah sang bayi ini, kita dapat mengambil
pelajaran. Untuk sang bayi sendiri hari ini langsung bisa dibawa pulang
kerumahnya,” jelas Anom.

Sementara
dari pihak RS Fadillah, Mariska selaku Direktur RS menjelaskan, permasalahan
bayi Delfa sudah selesai. Menurut dia, selain mendapat bantuan dari pihak
pemerintah melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan juga ada bantuan dari pihak
lain yang melunasi biaya perawatan sang bayi.

Mariska juga
sempat menceritakan perihal kelahiran bayi kembar tersebut. Satu diantaranya bisa
diselamatkan, dan dirawat sedangkan satunya lagi tidak bisa diselamatkan

“Alhamdulillah
hingga saat ini bayi dalam kondisi sehat,” imbuhnya.

Dia juga
menuturkan, setiap per tiga hari pihaknya selalu mengingatkan kepada setiap
pasiennya soal tagihan.

“Setiap per
tiga hari selalu kita ingatkan tagihannya supaya tidak kaget, sewaktu akan
keluar dari rumah sakit ini,” sebutnya.

Terkait masalah
Bayi Dalfa, kembali dikatakan Mariska bahwa dari RS Fadillah  sudah memberikan keringanan kepada orang tua
bayi, mulai dari cara dicicil, hingga potongan biaya sampai Rp10 juta.

“Namun waktu
itu jawaban dari pihak keluarga tidak sanggup untuk melunasi tunggakan tersebut,
sehingga bermunculan opini- opini dikalangan masyarakat sang bayi ditahan
sebelum melakukan pelunasan,” ucapnya, menyayangkan itu.

Bahkan,
Mariska mengungkapkan terhitung dari 2 Desember 2019 lalu, pihaknya sudah tidak
menghitung lagi biaya perawatan sang bayi selama di RS atau gratis.

“Perlu
diketahui juga, per 2 Desember 2019 lalu, biaya untuk sang bayi tidak dihitung
lagi walaupun sang bayi masih dirawat dirumah sakit ini, dengan tunggakan 17
juta, kita juga melakukan sumbangan terutama karyawan yang bekerja di rumah
sakit ini, mulai dari membeli kebutuhan bayi hingga perlengkapan lainnya. Untuk
kesehatan bayi itu juga ada toleransi dari pihak rumah sakit dengan tidak memasukannya
dalam tagihan alias gratis,” jelasnya.

Terpisah, Febriyanto
selaku orang tua bayi menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pihak RS
Fadilah.

“Sebenarnya
kemarin bukan ditahan melainkan si bayi masih proses perawatan, intinya terima
kasih kepada pihak pihak yang telah membantu,” ucapnya singkat.

Sementara itu,
dibincangi terpisah, Asistensi III Pemerintah Kota Prabumulih H M Rasyid mengatakan
personalan bayi tersebut sudah diselesaikan. Pihak orang tua si bayi juga sudah
dijelaskan, bahwa bukannya ditahan namun masih dalam proses perawatan.

Dinas
kesehatan sendiri disebutkannya, sudah pernah menyumbang 3 juta rupiah. Namun tidak
sebatas itu, masih ada sumbangan lain dari dinas seperti Dinas Sosial serta ada
juga bantuan dari donatur lainnya.

“Alhamdulillah
semuanya sudah selesai dan sang bayi hari ini bisa dibawa pulang orang tuanya
kerumah,” terang Rasid.

“Kami
dari pemerintahan kota sudah terjun berapa waktu lalu, kita juga sudah berusaha
secara semaksimal mungkin. Namun setelah penjelasan dari Direktur RS Fadillah
Mariska tenyata ada bantuan dari donatur lain,” tutupnya.

Laporan : Gun

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here