Terungkap 2 Desember 2019, Pihak RS Fadhillah Sudah Gratiskan Biaya Perawatan Sang Bayi

434
Rapat Pemerintah kota Prabumulih melalui Asisten III H M Rasyid S Ag MM bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Prabumulih Ir Dipe Anom, serta anggota Komisi I dan III dengan pihak Rumah Sakit Fadhillah, Selasa (14/01/2020).

// Hari Ini, Bayi Delfa Barqi Abbasy Sudah Bisa Pulang

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Pemerintah kota Prabumulih melalui Asisten III H M Rasyid S Ag MM bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Prabumulih Ir Dipe Anom, serta anggota Komisi I dan III mengunjungi Rumah Sakit Fadhillah, Selasa (14/01/2020).

Kunjungan dilakukan menyusul permasalahan bayi Delfa Barqi Abbasy, yang sempat dikabarkan ditahan oleh pihak rumah sakit, karena orang tuanya tak mampu membayar biaya persalinan dan perawatan bayi selama 3 bulan.

Terungkap dalam pertemuan yang sempat alot dan terkesan tertutup bagi media ini bahwa pihak RS Fadhillah Prabumulih tidak pernah menahan atau menyandera bayi melainkan masih dalam proses perawatan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Prabumulih, Ir Dipe Anom usai rapat dengan pihak RS.

“Bayinya tidak disandera namun masih dalam proses perawatan,” ujar Anom.

Menurut Anom, masalah itu seharusnya tidak terjadi dikalangan warga Prabumulih. Usai rapat, sang bayi langsung bisa dibawa pulang kerumahnya.

“Ini seharusnya tidak terjadi untuk dikalangan warga Prabumulih, semoga dengan kejadian yang menimpa Febrianto ayah sang bayi ini, kita dapat mengambil pelajaran. Untuk sang bayi sendiri hari ini langsung bisa dibawa pulang kerumahnya,” jelas Anom.

Sementara dari pihak RS Fadillah, Mariska selaku Direktur RS menjelaskan, permasalahan bayi Delfa sudah selesai. Menurut dia, selain mendapat bantuan dari pihak pemerintah melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan juga ada bantuan dari pihak lain yang melunasi biaya perawatan sang bayi.

Mariska juga sempat menceritakan perihal kelahiran bayi kembar tersebut. Satu diantaranya bisa diselamatkan, dan dirawat sedangkan satunya lagi tidak bisa diselamatkan

“Alhamdulillah hingga saat ini bayi dalam kondisi sehat,” imbuhnya.

Dia juga menuturkan, setiap per tiga hari pihaknya selalu mengingatkan kepada setiap pasiennya soal tagihan.

“Setiap per tiga hari selalu kita ingatkan tagihannya supaya tidak kaget, sewaktu akan keluar dari rumah sakit ini,” sebutnya.

Terkait masalah Bayi Dalfa, kembali dikatakan Mariska bahwa dari RS Fadillah  sudah memberikan keringanan kepada orang tua bayi, mulai dari cara dicicil, hingga potongan biaya sampai Rp10 juta.

“Namun waktu itu jawaban dari pihak keluarga tidak sanggup untuk melunasi tunggakan tersebut, sehingga bermunculan opini- opini dikalangan masyarakat sang bayi ditahan sebelum melakukan pelunasan,” ucapnya, menyayangkan itu.

Bahkan, Mariska mengungkapkan terhitung dari 2 Desember 2019 lalu, pihaknya sudah tidak menghitung lagi biaya perawatan sang bayi selama di RS atau gratis.

“Perlu diketahui juga, per 2 Desember 2019 lalu, biaya untuk sang bayi tidak dihitung lagi walaupun sang bayi masih dirawat dirumah sakit ini, dengan tunggakan 17 juta, kita juga melakukan sumbangan terutama karyawan yang bekerja di rumah sakit ini, mulai dari membeli kebutuhan bayi hingga perlengkapan lainnya. Untuk kesehatan bayi itu juga ada toleransi dari pihak rumah sakit dengan tidak memasukannya dalam tagihan alias gratis,” jelasnya.

Terpisah, Febriyanto selaku orang tua bayi menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pihak RS Fadilah.

“Sebenarnya kemarin bukan ditahan melainkan si bayi masih proses perawatan, intinya terima kasih kepada pihak pihak yang telah membantu,” ucapnya singkat.

Sementara itu, dibincangi terpisah, Asistensi III Pemerintah Kota Prabumulih H M Rasyid mengatakan personalan bayi tersebut sudah diselesaikan. Pihak orang tua si bayi juga sudah dijelaskan, bahwa bukannya ditahan namun masih dalam proses perawatan.

Dinas kesehatan sendiri disebutkannya, sudah pernah menyumbang 3 juta rupiah. Namun tidak sebatas itu, masih ada sumbangan lain dari dinas seperti Dinas Sosial serta ada juga bantuan dari donatur lainnya.

“Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan sang bayi hari ini bisa dibawa pulang orang tuanya kerumah,” terang Rasid.

“Kami dari pemerintahan kota sudah terjun berapa waktu lalu, kita juga sudah berusaha secara semaksimal mungkin. Namun setelah penjelasan dari Direktur RS Fadillah Mariska tenyata ada bantuan dari donatur lain,” tutupnya.

Laporan : Gun

Editor     : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here