Tertunda Tahun 2016, Tahun 2017 Kembali Dianggarkan

0
198

Sumateranews.co.id, PALI- Pasar Tradisional mingguan yang terletak di Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi PALI yang sempat tertunda pembangunannya di tahun 2016 lalu, kini ditahun 2017 akan dianggarkan kembali untuk penyelesaiannya.

“Di tahun ini akan kita kerjakan kembali, dananya sudah tersedia, hanya saja kita menunggu lelang proyek pengerjaannya. Dananya kita gunakan dari Anggaran Tugas Pembantuan (TP) APBN tahun 2017,” ujar Lihan Umar, ST MSi Kepala Disperidag PALI, Selasa (25/07).

Diakuinya beberapa bulan pengerjaan pasar tersebut sempat terhenti. Namun menurutnya bukan berarti dihentikan tetapi menunggu dana anggaran turun dan dirinya memastikan di tahun 2018 pasar tradisional itu siap difungsikan sesuai harapan masyarakat dan pemerintah.

“Buka saja Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di sana sudah dibuka lelang proyeknya. Dan kita optimis di tahun depan pasar tersebut sudah difungsikan,” cetusnya.

Ketika disinggung tentang persentasi untuk para pengrajin di Kabupaten PALI dirinya mengaku hanya mencapai 25 persen saja. Karena menurutnya yang pertama terbentur minimnya bahan baku dan para pengrajin perlu diberi pelatihan khusus untuk mengembangkan karyanya di pasaran.

“Sekarang ini kalau dipersentasikan untuk kerajinan tangan hanya 25%, untuk pleningnya ada, namun kita terkendala sama bahan baku dan para pengrajin, dan perlu kita diadakan pelatihan,” tegasnya.

Tetapi sambung Lihan, kendati demikian beberapa waktu lalu kabupaten PALI mendapat juara II di tingkat provinsi dalam rangka pameran expo yang diadakan di Kota Palembang (Sumsel) dan hal ini dapat menjadi langkah strategis untuk semakin memajukan industri di bidang kerajinan dan perdagangan.

Laporan : Rica Mariska

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre