Tertibkan Penambang Timah Ilegal, Rombongan Wagub Kepulauan Babel Diserang Sekelompok Warga

202
Rombongan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Abdul Fattah diserang sekelompok warga tak dikenal, dan menyebabkan beberapa anggota Satpol PP terluka, serta sejumlah mobil dinas termasuk mobil dinas Wagub dirusak. Kejadian penyerangan secara tiba-tiba ini terjadi di kawasan Aliran Sungai Sengkelik, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu sore (2/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

// Sebabkan Anggota Satpol PP Terluka, dan sejumlah kendaraan dinas Pemprov Kep. Babel Rusak

Sumateranews.co.id, BABEL – Rombongan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Babel, Abdul Fattah diserang sekelompok warga tak dikenal, dan menyebabkan beberapa anggota Satpol PP terluka, serta sejumlah mobil dinas termasuk mobil dinas Wagub dirusak. Kejadian penyerangan secara tiba-tiba ini terjadi di kawasan Aliran Sungai Sengkelik, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu sore (2/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa penyerangan oleh sekelompok warga ini diduga dipicu oleh kegiatan penertiban tambang illegal oleh Wakil Gubenur Kepulauan Babel bersama ratusan personil anggota Satpol PP. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah anggota Satpol PP Provinsi Kep. Babel masih menjalani perawatan intensif Tim medis di RSDU Tanjung Pandan, akibat terluka setelah diserang warga.

Guna mengantisipasi terjadinya serangan susulan, ratusan personel gabungan Polres Belitung dan Kodim 0414 Belitung diturunkan dan mengamankan sekitar lokasi kejadian dan lingkungan Desa Sijuk. Seperti dilaporkan dari informasi yang diterima, aksi penyerangan sekelompok warga tersebut bermula saat rombongan Wakil Gubernur Prov. Kep. Babel, Abdul Fattah bersama sekitar anggota Satpol PP melakukan penertiban tambang ilegal yang berlokasi di Aliran Sungai Sengkelik Desa Sijuk Kec.Sijuk Kab.Belitung.

Di lokasi anggota Pol PP Prov.Kep.Babel menemukan adanya aktivitas penambangan timah ilegal di area aliran sungai sengkelik Desa Sijuk Kec.Sijuk Kab.Belitung, dan selanjutnya melakukan tindakan penertiban dengan cara membongkar dan juga di bakar sehingga membuat masyarakat/ para penambang emosi dan melakukan perlawanan.

Dalam peristiwa tersebut beberapa anggota Sat.Pol.PP mengalami luka dan mendapatkan perawatan medis di RSDU Tanjungpandam, serta 1 unit Mobil truck dinas Pol. PP Beltim, 1 unit mobil truk Dinas Kebersihan Beltim, 1 unit mobil Dinas CRV Putih (mobil wagub), 1 unit mobil avanza hitam, 1 unit mobil Suzuki R3 abu2, 1 unit mobil Suzuki R3 Putih, 1 unit mobil mitsubithi Heilux doble kabin warna hitam (3 mobil plat merah dan 4 mobil plat hitam) mengalami kerusakan cukup parah.

Mengenai peristiwa tersebut, selanjutnya dilakukan pertemuan antara para penambang dengan pemerintah dan Polres Belitung serta Kodim 0414 Belitung.

“Masih dilakukan pertemuan, belum tau bagaimana hasilnya,” ujar salah satu petugas, yang menyebutkan situasi sudah perlahan mulai kondusif, pasca kejadian.

Laporan : An

Editor     : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here