Ternyata, Selain Ancaman Terekamnya Video ‘Panas’ Siswi SMA Juga Disebabkan Rayuan Manis Sang Pacar

437
VIDEO 'PANAS': Siswi SMA berinisial S korban video 'panas', saat memberikan keterangan kepada petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Prabumulih. Kepada petugas, korban menjelaskan terjadinya hubungan badan dan direkam video berdurasi 41 detik terjadi di kosan pacarnya.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Kasus video ‘panas’ siswi SMA salah satu sekolahan yang ada di Prabumulih yang sempat beredar dan heboh di sejumlah media social kini mulai ditangani pihak Polres Prabumulih. Bahkan selain sudah mengambil keterangan pemeran wanitanya, petugas juga kabarnya sudah menetapkan seorang tersangka penyebar video panas tersebut.

Terungkap terjadinya hubungan intim hingga direkam video dengan durasi 41 detik tersebut, bermula dari perkenalan siswi SMA berinisial S dengan seorang pemuda berinisial F lewat aplikasi pesan WhatsApp. Setelah jadian, korban beberapa kali menerima rayuan gombal pacarnya.

Bahkan akibat jurus rayuan jitu itu membuat korban harus merelakan tubuhnya disetubuhi oleh pacarnya yang baru dikenalnya sekitar satu bulan tepatnya pada tanggal 3 Agustus 2019 lalu.

Tak sampai disitu, rayuan gombal tersebut juga membuat korban semakin tak berdaya setelah keduanya sering melakukan video call. Sang siswi pun (maaf) menunjukkan bagian dadanya ketika melakukan video call dengan sang pacar F. Tanpa sepengetahuan korban, ternyata hal itu direkam diam-diam oleh pelaku.

Dengan bekal video bugil siswi itu, sang pacar terus merayu korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri di sebuah tempat kost berlokasi di Kawasan Nasional Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Ajakan tersebut sempat ditolak oleh korban, namun di bawah ancaman akan menyebar video bila tak menuruti nafsu syahwatnya, pria ini tetap memaksa mengajak korban bertemu untuk melakukan hubungan intim.

Tanpa berpikir panjang korban kemudian mengiyakan ajakan sang pacar dan pergi ke kosan tersebut. Sesampainya disana, pria bejat ini mengajak korban untuk masuk ke dalam kamar.

Lelaki bejat ini terus merayu korban dengan kata-kata manis dan sayang. Hingga akhirnya, siswi SMA itu merelakan tubuhnya disetubuhi pria yang diketahui warga Kelurahan Gunung Ibul, Prabumulih Timur.

Dimana menurut korban saat didampingi petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Polres Prabumulih kepada Portal ini, hubungan badan keduanya dilakukan di tempat itu dan sempat direkam video dengan durasi 41 detik.

Korban juga mengaku jika perbuatan dilakukan sang pacar itu hanya satu kali di kosan tersebut.

“Awalnya kenal dengan dia (sang pacar F, red) lewat chat di WA (WhatsApp) lalu dari situ kami saling kenal dan dekat. Dia sampai menyebarkan video itu karena saya minta putus dan dia tidak mau, sehingga akhirnya video itu disebarkan ke teman-teman saya di sekolah sampai akhirnya guru tahu,” ungkapnya.

Laporan : Din

Editor    : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here