Terlibat Keributan Saat Menonton Konser Shaggydog, Seorang Pemuda Diamankan Karena Bawa Sajam

0
452
Punggawa Band asal Yogyakarta Shaggydoga, saat menggelar konser memuaskan kerinduan ribuan penggemarnya.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Lagi, petugas tim khusus (timsus) Tantura Bhayangkara Polres Prabumulih kembali berhasil mengamankan seorang pemuda lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam, red) jenis pisau garpu, saat terlibat keributan dengan sesama penonton konser music band Shaggydog, di Lapangan Sepak Bola Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, pada Kamis (19/10) malam sekitar pukul 22.30 WIB kemarin.

Pelaku berinisial AU (18) ini terpaksa diamankan setelah digeledah anggota yang bertugas menjaga keamanan jalannya konser music asal Yogyakarta tersebut ditemukan sebilah pisau dibalik pinggang sebelah kanan. Selanjutnya oleh petugas, warga Jalan Nur Ilahi Kelurahan Prabu Jaya Kecamatan Prabumulih Timur ini langsung digelandang ke Mapolsek Prabumulih Timur guna diproses hukum lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Sabhara, AKP Toni Arman SH mengatakan pelaku ditangkap saat terjadi keributan dengan sesama penonton. Dia terlibat perkelahian dengan sejumlah penonton yang berada di depan panggung sebelah kanan.

“Pemuda ini kita tahan karena saat terlibat keributan dengan beberapa penonton lainnya, sewaktu digeledah didapati sebilah sajam jenis pisau di balik pinggangnya. Kejadian tak membuat jalannya konser dihentikan karena kejadiannya juga sebentar. Pelaku sudah kita serahkan ke Polsek Prabumulih Timur untuk diproses lebih lanjut,” sebut Toni Arman.

Dikatakan Toni Arman, kejadian bermula saat ribuan penggemar band music beraliran SKA Reggae mulai berhimpitan sambil berjingkrak-jingkrak mengikuti alunan lagu dan music yang digawangi oleh Heru, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik, dan Yoyo tersebut. Tak lama itu, tiba-tiba dari arah depan panggung terdengar teriakan dan suara keributan penonton.

“Sehingga anggota kita yang berada tak jauh dari panggung langsung mendekat dan melerai keributan. Oleh petugas penonton yang terlibat keributan digeledah satu per satu, dan salah satu dari mereka yakni AU ditemukan pisau yang ia selipkan dipinggang sebelah kanannya sehingga kita amankan,” jelas mantan Kapolsek Prabumulih Timur dan Polsek Prabumulih Barat ini.

Terpisah, Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menahan salah satu penonton konser band Shaggydog karena kedapatan membawa sajam, saat terlibat keributan dengan sejumlah penonton.

“Pelakunya masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif,” terangnya seraya menyebutkan, pelaku terancam dikenakan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara.

Sementara itu, pelaku AU dihadapan petugas mengaku sengaja membawa sajam karena untuk berjaga diri. “Ku takut be kalu pas balek malam kareno sepi arah rumah aku itu, jadi jago-jago be takut ado apo-apo di jalan pak,” akunya.

Laporan : Donny

Posting   : Andre