Terkait Stock Pile, Perwakilan Warga Temui Bupati

0
253

Sumateranews.co.id, LAHAT- Permasalahan debu yang ditimbulkan akibat Stock File Batu Bara berbuntut panjang. Masyarakat Merapi Timur sudah gerah, berbagai cara telah dilakukan dari perembukan pada PT RUBS (Rantau Utama Bhakti Sumatera) dan PT  KAI (Kereta Api Indonesia), hingga melakukan demo tapi hasilnya masih nihil.

Karenanya, sebanyak 11 orang perwakilan atas nama masyarakat Arahan Kecamatan Merapi Timur dipimpin H Samiri menyampaikan aspirasi dan keluhannya ke Bupati Lahat, Jumat (15/12) di ruang Asisten 1, Ramzi.

Hadir juga Kadis Perizinan terpadu, Kadis DLH dan Kasi Mineral UPT Regional IV Provinsi. Pertemuan digelar untuk menindaklanjuti tuntutan masyarakat terhadap pihak PT KAI dan PT RUBS.

Dimana masyarakat  menginginkan lalu lintas yang dilalui angkutan batu bara hendaknya memakai jalan alternatif.

Ali Apandi selaku Kadis Perizinan menerangkan kepada Perwakilan Masyarakat bahwa pihaknya tidak mau melegalkan/mensahkan perizinan dari pihak terkait yakni PT KAI dan PT RUBS  sebelum masyarakat menyetujui. Apa yang masyarakat inginkan. Dia juga mempertanyakan kinerja Kades Arahan yang tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut hingga berlarut-larut hingga sekarang.

Sementara Asisten 1 Kadis DLH Misri MT mengatakan bahwa apa yang menjadi keinginan masyarakat tentang angkutan batu bara dari PT KAI dan RUBS belum disahkan tanpa disetujui masyarakat itu sendiri.

Sementara itu Asisten 1 mengatakan pada perwakilan masyarakat bahwa masalah tersebut bukanlah tupoksinya. ‘’Namun karena masalah stock pile jangan sampai berlarut mengingat dampaknya pada masyarakat Insya Allah pada Rabu mendatang tanggal 20/12  akan dipertemukan masyarakat, pihak PT terkait serta dari Dewan Rakyat dari Merapi Area,’’ tandas Ramzi.

Laporan           : Novita

Editor/Posting : Imam Ghazali