TERKAIT PROYEK ASPIRASI DEWAN LAHAT, ALIANSI LSM BAKAL GELAR AKSI KE KAJATI SUMSEL

0
288

Sumateranews.co.id, LAHAT- Sorotan dan kritik pedas yang disampaikan aliansi LSM di Lahat sebagaimana pernah diberitakan ternyata bukan hanya gertak sambal semata.

Sebab berdasarkan hasil rapat gabungan aliansi LSM Peduli Lahat, Sabtu (29/7), mereka akan melaporkan dugaan paket proyek APBD II Kabupaten Lahat yang dijadikan sebagai paket proyek Aspirasi Anggota Dewan Lahat senilai Rp 120 milyar yang tersebar di SKPD Lahat tahun 2017 ini.

Rapat dipimpin Saryono S.Sos selaku Ketua LSM GNPK RI serta dihadiri Mirhoni Ketua LSM Pemuda Sriwijaya, Aprizal Muslim SAg dari LSM Kommad Sumsel H, dan anggota lainnya macam Syamsul Aprizal St, Abu Kosim Uning, Mansuryadi, Tubagus Muhammad Sukli, Suratman, Purhadi, dan Rohman, maka telah menetapkan bahwa tanggal 10 Agustus hari Kamis pukul 10 pagi mendatang, mereka bakal menggelar aksi damai di halaman Kajati Sumsel.

Aprizal menilai selaku putra Lahat asli, dampak negatif akibat ulah licik para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD lahat dengan mengatasnamakan rakyat ternyata digunakan untuk mencari keuntungan pribadi, bahkan diduga ada yang menjualnya kepada seseorang senilai 20 % dari pagu anggaran nilai proyek.

‘’Dengan adanya dugaan kongkalikong para anggota dewan yang terhormat ini maka berimbas pada kabupaten yang kita cintai ini menjadi kacau balau. Dimana seharusnya wakil rakyat membantu dan mengayomi rakyatnya, sekarang yang terjadi wakil rakyat berlomba-lomba mencari keuntungan pribadi dengan bermain proyek APBD dengan mengatasnamakan kegiatan aspirasi,’’ tegasnya.

Syamsul juga berharap agar anggota dewan yang bermain proyek dapat ditindak secara tegas sebagaimana hukum yang berlaku agar di Bumi Seganti Setungguan terbebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme.

‘’Sebagai langkah awal, maka kami gabungan Aliansi LSM Peduli Lahat akan menggelar aksi damai di Kantor Kajati Sumsel dan langsung melayangkan pengaduan ke Kajati dan Kapolda Sumsel. Tapi jika tidak ada respon dan tindak lanjut, maka kami akan melanjutkannya ke KPK Jakarta,’’ tandasnya.

Laporan : Novita/Idham
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article