Terkait Pengerasan Jalan Desa Sunur, Warga Kecewa

0
499

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Belum lagi tuntas seratus persen soal perpindahan lokasi proyek pengerasan Jalan Ulak Segara-Lubuk Tunggal, kini masalah lain muncul. Kali ini berada di Jalan Desa Sunur Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang masih satu kecamatan dengan dua desa di atas.

Kepada media ini Minggu (24/12/2017), beberapa warga desa ini di antaranya Aswandi dan Hernawan, mengaku kecewa terkait hasil pekerjaan dari kontraktor jalan tersebut. Menurut mereka, proyek yang dilakukan terkesan asal-asalan, mengingat baru sekitar satu bulan setengah sudah banyak terlihat kerusakan di beberapa badan jalan.

“Kami kecewa, pengerasan jalan menuju desa kami sepertinya dikerjakan asal-asalan. Lihat saja jalan ini belum dua bulan batu yang terhampar sudah mulai amblas, kemudian kami lihat kondisi timbunan batunya pun sangat tipis,” ujar mereka.

Lanjut mereka lagi, melihat hasil pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor tersebut, tak sesuai dengan dana yang dialokasikan.

“Biaya yang dialokasikan informasinya adalah Rp 900.000.000, hanya itu yang kami ketahui. Kami berpikir masak dana sebanyak itu hanya pengerasan seperti ini, batunya pun campur-campur. Ada yang split ada agregat. Harusnya melihat kontur jalan Sunur ini, batu yang dipakai adalah agregat A atau B,” tegas mereka.

“Kami selaku warga, jujur tidak menerima hasil pekerjaan para kontraktor tersebut, dan kami berharap pihak terkait seperti DPRD atau PU PR bisa meninjau langsung ke lokasi, sehingga bisa jelas detail keluhan yang kami rasakan,” tambahnya.

Sementara itu, Muhammad Rizal selaku pelaksana proyek sementara belum bisa dikonfirmasi keterangannya terkait keluhan warga Desa Sunur Kecamatan Rambang Kuang tersebut.

Laporan            : H. Sanditya Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali