Terkait Ambruknya Atap Rumdin Bupati OKI, Komisi III DPRD OKI Rekomendasikan Konsultan Proyek Diblacklist

78

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Komisi III DPRD OKI serius menanggapi kejadian ambruknya atap Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) pada 29 Juli lalu.
Usai memanggil pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan rumdin tersebut, Komisi III DPRD OKI akhirnya sepakat memberikan rekomendasi agar perusahaan perencanaan itu diblacklist atau masuk daftar hitam.

Diketahui, sebanyak 8 orang anggota dewan OKI yang tergabung di Komisi III, sebelumnya sempat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi Rumah Dinas Bupati OKI, yang atapnya ambruk untuk kali kedua dan akhirnya langsung memanggil pihak-pihak terkait pada Senin (30/7) lalu.

Ketua Komisi III DPRD OKI, H Marzuki didampingi anggota H Solahudin Djakfar, usai rapat Raripurna Istimewa III mendengar Pidato Kenegaraan Presiden RI, Kamis (16/7) mengatakan, setelah dilakukan pemanggilan terhadap pihak yang terkait pembangunan proyek Rumdin Bupati OKI, maka Komisi III memutuskan merekomendasikan agar memblacklist perusahaan perencanaan tersebut.

“Kami merekomendasikan kepada pihak pemerintah daerah dalam hal ini pihak pengadaan barang dan jasa, agar pihak perusahaan selaku konsultan perencanaan proyek itu dimasukan daftar hitam atau blacklist dan tidak boleh lagi mengikuti tender proyek apapun di lingkup Pemkab OKI,” ungkapnya.

Selanjutnya, sambung Sholahuddin, ke depan agar pengawasan terkait pelaksanaan proyek di wilayah Bumi Bende Seguguk lebih ditingkatkan, sehingga hal seperti ini tidak terulang kembali.

“Ambruknya atap tersebut saat perbaikan (bagian yang ambruk pertama) terjadi pergeseran, yang berdampak ambruknya pada bagian atap yang lain. Tapi kita patut bersyukur, tidak ada korban jiwa dan kontraktor siap bertanggung jawab penuh untuk membangun kembali atap yang ambruk,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, atap bangunan Rumdin Bupati OKI yang terletak di Jalan Kolonel A Latief Rais Kecamatan Kota Kayuagung, sebagian atapnya ambruk pada Rabu (28/2/2018) yakni pada ruang tamu bagian tengah rumah dinas dan untuk yang kedua kalinya ambruk pada Minggu (29/7/2018), yakni di bagian ruang tamu dan kamar Bupati OKI ambruk tanpa penyebab yang jelas.

Meski sebelumnya Komisi III DPRD OKI telah meminta agar pihak kontraktor atau pihak yang terkait untuk menyetop kegiatan perbaikan atap Rumdis Bupati tersebut, namun sepertinya tidak ada yang mengindahkannya.

Bahkan sepertinya atap rumah dinas tersebut sudah kembali terpasang.

Laporan          : Aliaman
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here