Terbongkar, Usai Tangkap Tangan Bupati Muba, Polisi Jaga Ketat Kantor Kejati Sumsel

0
3271

PALEMBANG – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri melalui Plt. Juru bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri membocorkan usai tim melakukan pemeriksaan beberapa pejabat Muba di Kejaksaan Tinggi Sumsel, rencananya akan segera dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut.

“Informasi yang kami peroleh, tim selesai melakukan pemeriksaan beberapa pihak dimaksud di Kejaksaan Tinggi Sumsel dan akan segera dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” ungkap Ali Fikri, kepada media ini melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (16/10/2021) siang.

Dijelaskan Ali Fikri, kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK terkait dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel.

“Dalam kegiatan tersebut, Tim KPK mengamankan beberapa pihak pejabat dilingkungan Pemkab Muba,” sebutnya.

Sejauh ini, sambung Ali Fikri, baru ada sekitar 6 orang di antaranya Bupati Kabupaten Muba dan beberapa ASN dilingkungan Pemkab Muba.

“Perkembangannya akan diiinfokan,” imbuhnya.

Kantor Kejati Sumsel Dijaga Ketat

Usai informasi tertangkap tangannya Bupati Muba, Dodi Reza Alex bersama sejumlah pejabat Muba lainnya, pada Jumat (15/10/2021) siang, petugas KPK langsung melakukan pemeriksaan pada beberapa pejabat lainnya di Kantor Kejati Sumsel, Jakabaring, Jumat malamnya.

“Info Muba 1 sudah ditahan di KPK malam ini, KD PU masih di Palembang juga dibawa,” sebut Nara sumber yang dapat dipercaya kepada media ini, pada Jumat (15/10) malam, sekitar pukul 23.08 WIB.

Dia juga menyebut, KPK sudah melakukan penahanan yang bersangkutan di Kuningan, Jakarta. “Kantor Dinas PUPR Muba sudah disegel, kini masih pemeriksaan di Kejati Sumsel, dan dijaga ketat polisi,” tukasnya. (King)

Editor : Donni