Teks foto: Salah satu ruas jalan yang rusak di Kayuagung saat ini. (foto: ali)

0
320
Teks foto: Salah satu ruas jalan yang rusak di Kayuagung saat ini. (foto: ali)

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG-
Masyarakat Kayuagung banyak yang mengeluhkan kondisi jalan di dalam Kota Kayuagung, begitu juga dengan  jembatannya.

Dimana kondisi trotoar jalan rusak parah begitu, juga  kuku jembatannya bahkan tanah dan rangkaian besi sudah keluar dari permukaan, tanah bak kubangan kerbau ditengah kota.
Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab akan kerusakan jalan maupun jembatan Kayuagung tersebut.

Lukman (35) warga Kayuagung saat dibincangi mengatakan, kondisi jalan di dalam Kota Kayuagung saat ini sungguh memprihatinkan. Lubang di sana-sini, selain itu debu bercampur pasir di jalan beterbangan di saat kendaraan lewat melintasi jalan raya mulai depan Shoping Centre Kayuagung hingga ke Jalan Sepucuk. Terutama di kuku Jembatan Kayuagung, besi behel pada kuku jembatan saat ini sudah keluar. Trotoar rusak, tanah dasar dari timbunan awal sudah terlihat bahkan membecek bak kubangan kerbau.
‘’Kami berharap kiranya pemerintah maupun pihak terkait lainnya dapat segera mengatasi keadaan ini,’’ harap Lukman, Senin (18/12).

Hal tersebut juga dikatakan oleh Ismail (36) salah satu pengendara ojek yang sering melintas di jalan tersebut. Menurut Ismail, keadaan jalan di dalam Kota Kayuagung ini sangat memperihatinkan. Biasanya kalau mengantar penumpang lebih cepat sampai dan nyaman, Namun sejak giatnya pembangunan jalan tol di wilayah Kayuagung dan sekitarnya, selain jalan rusak, memang tidak dipungkiri debu dan asap kendaraan truck, fuso baik dari truck pengangkut pasir maupun dari para penambang serta kendaraan berat dari PT. Waskita membuat mata perih. ‘’Kita harus menahan nafas agar tidak terhirup asap dan debu yang berterbangan di jalan terutama bila akan menaiki jembatan Kayuagung. Kalau tidak hati-hati, bisa-bisa terjadi kecelakaan, sebab aspalnya sudah tidak ada sebagian sehingga para pengendara jelas mau mengambil posisi jalan yang agak baik, dengan kondisi ini jelas sudah  bisa dibayangkan,’’ jelasnya.

Dari pantauan Wartawan Sumateranews.co.id dilapangan, memang terlihat banyak sekali jalan yang berlubang dan bergelombang serta berdebu. Mulai Desa Celikah tepatnya di perbatasan antara Kabupaten OKI dengan Kabupaten Ogan Ilir hingga Kelurahan Kutaraya dan Jalan Sepucuk di Kelurahan Kedaton serta jalan di seputar Kota Kayuagung.
Hingga saat ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.

Kalaupun ada terlihat pihak PT.Waskita Karya memperbaiki jalan tersebut mulai dari penampalan maupun pengecoran jalan juga pihak pemerintah daerah OKI, namun jalan tetap rusak parah. Hal tersebut diduga beban dari kendaraan melebihi tonase.
Sementara pihak yang terkait akan hal ini belum dapat dikonfirmasi.

Laporan           :  Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article