Tangis Haru Siswa SMP Warnai Hasil Tes PPDB

0
252

Sumateranews.co.id, INDRALAYA – Pengumuman hasil tes Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (5/7/2018) diserbu ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelajar SMP yang tak sabar ingin mengetahui pengumuman hasil test seleksi PPDB, sudah ramai berkumpul di sekolah. Bahkan ada yang datang sejak pagi.
Pengumuman yang dijadwalkan jam 13.00 Wib, ternyata molor sampai pukul 15.00 Wib. Beberapa orang tua pelajar yang juga ikut menunggu hasil test, mengutarakan kekesalan karena pengumuman terlambat dipublikasikan dari waktu yang dijadwalkan pihak sekolah.
“Saya sudah menunggu dari pukul 12.00 Wib siang tadi pak, informasinya pengumuman akan diumumkan pukul 13.30 Wib, lihat sampai sekarang (14.30 Wib) belum juga diumumkan,” kata Ruslan salah satu orang tua pelajar kepada Sumateranews.co.id, bernada kesal.
Begitu hasil test seleksi PPDB dipajang di papan pengumuman sekolah, ekspresi yang ditimbulkan para pelajar mulai beragam. Ada sejumlah siswa langsung menangis histeris, sementara kesedihan tak dapat disembunyikan dari wajah pelajar lain yang tak lolos seleksi.
Salah satunya Dewi (nama disamarkan), pelajar asal Desa Tanjung Pinang ini menangis tersedu-sedan, tak bisa menahan kesedihan karena namanya dinyatakan tak lulus seleksi PPDB.
Saat ditanya wartawan media ini, ia membisu tak kuasa berbicara. Hanya air mata yang tampak menetes di pipi pelajar lulusan SMP Negeri 1 Indralaya Selatan di Meranjat.
Sementara secara terpisah, Marhean selaku Kepala SMAN 1 Tanjung Batu mengatakan, hasil test seleksi PPDB secara keseluruhan hasilnya cukup baik. Pihaknya menjalankan test seleksi sudah sesuai ketentuan penjaringan.
“Bagi yang belum lulus tidak usah berkecil hati, bagi 6 orang cadangan, saya masih akan upayakan untuk mengusulkan penambahan kuota ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel,” tukasnya.
Untuk diketahui sebanyak 173 pelajar dari 209 peserta yang ikut test seleksi PPDB dinyatakan lulus sedangkan 30 pelajar lainnya dinyatakan tidak lulus dan 6 sisanya sebagai cadangan.

 

Laporan : Lubis
Editor    : Syarif