Tangan Diborgol, TSK Pungli Nekat Terjun Ke Sungai Musi

219

Sumateranews.co.id, SEKAYU – Suasana hening di kala malam membuyarkan ratusan warga Desa Bailangu Timur Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin hingga membuat mereka terjaga dari tidurnya karena mendapati salah satu warganya bernama Adriansyah (43) tenggelam di Sungai Musi.

Sontak saja, ratusan warga menggunakan peralatan seadanya mencoba melakukan penyelamatan dengan menyisir perairan Sungai Musi namun korban tidak juga ditemukan.

Ternyata, usut punya usut, sebelum menyeburkan diri terjun ke Sungai Musi korban merupakan tangkapan Tim Siber Pungli Polres Muba karena selama ini kegiatan korban yang melakukan pemalakan terhadap sopir angkutan yang melintas di Jalan Lintas Tengah Sumatera cukup meresahkan.

Mendapati keluhan dan laporan para sopir, kemarin Kamis (07/12/2017) sekitar pukul 20.00 WIB anggota Tim Siber Pungli Polres Muba yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Muba AKP Kiemas meringkus korban saat sedang melakukan kegiatan pungli. Dari tangan korban didapati uang ratusan ribu hasil pemalakan terhadap para sopir truk.

Bersama barang bukti kejahatannya, korban dengan cara diborgol kedua tangannya bermaksud hendak dibawa ke Polres Muba untuk diproses. Namun tidak disangka, korban meronta dari kawalan aparat kepolisian dan terjun ke Sungai Musi.

Mendapati tangkapannya terjun ke Sungai Musi, aparat kepolisian dibantu warga sekitar langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyisir Sungai Musi namun selama beberapa jam pencarian korban belum ditemukan. Melihat kondisi cuaca dan peralatan tidak memungkinkan, pencarian korban terpaksa dihentikan. Hingga hari ini, Jumat (08/12/2017) pencarian korban belum juga membuahkan hasil.

Sementara itu, Bustomi orang tua korban dengan raut wajah cukup bersedih berharap korban segera dapat diketemukan walaupun sudah tidak bernyawa lagi. Agar korban bisa ditemukan, keluarga akan terus berupaya mencarinya dengan menyisir Sungai Musi dan tetap berkoordinasi dengan warga desa lainnya yang ada di sepanjang Sungai Musi.

“Keluarga tetap berharap korban dapat diketemukan walaupun sudah tidak bernyawa lagi,’’ ujar Bustomi, sedih.

Kapolres Muba AKBP Rahmad Hakim melalui Kasat Reskrim Muba AKP Kiemas membenarkan korban terjun ke Sungai Musi saat hendak dibawa ke Polres guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Korban ditangkap karena melakukan kegiatan pungutan liar terhadap sopir angkutan yang cukup meresahkan.  Saat ini, pencarian terhadap korban terus dilakukan dan kita semua berharap korban dapat ditemukan.

Laporan            : Hasbullah Anwar

Editor/Posting   : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here