Takut Digrebek Polisi, Hakim Buang Sabu di Kloset Kamar Mandi

0
272

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Lagi pelaku pengedar sabu yakni, Hakim (31) dibekuk Tim buru sergap (buser) Satuan Narkoba Polres Prabumulih. Warga Jalan M Yamin Gang Nusa RT 13 RW 03 Kelurahan Muntang Tapus Kecamatan Prabumulih Barat ini berhasil diringkus dikediamannya, pada Rabu malam (4/10) sekitar pukul 22.00 WIB kemarin.

Dari tangan pria beranak satu ini petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkoba yang ditemukan di beberapa ruang kamar dalam rumah pelaku diantaranya, sebanyak 6 paket sabu dengan total berat sekitar 2,13 gram atau senilai sekitar Rp4 juta, dua unit timbangan digital berikut uang tunai senilai Rp650 ribu yang diduga hasil menjual sabu serta seperangkat alat hisap dan empat bal plastik klip bening. Dari pengakuan pelaku, ketika digrebek dirinya sempat membuat barang bukti sabu ke dalam kloset kamar mandi belakang rumahnya.

Selain itu, dua unit handphone milik pelaku turut disita petugas untuk diamankan sebagai barang bukti tambahan dalam proses hukum penyidikannya. Selanjutnya, pelaku berikut sejumlah barang buktinya itu langsung digiring petugas untuk segera diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara intensif penyidikannya ke Mapolres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Narkoba, AKP M Ali Asri SH menuturkan, pelaku Lukman Hakim alias Hakim sejak beberapa bulan terakhir sudah merupakan menjadi target operasi (TO) oleh pihaknya. Menurutnya, Hakim telah lama diduga sebagai salah satu pengedar sabu di kota nanas ini.

“Pelaku Lukman Hakim alias Hakim saat ini telah kita amankan di Polres dan masih menjalani proses penyidikannya. Hakim pun sudah lama kita incar yang juga termasuk dari salah satu orang yang masuk dalam target kita selama ini. Bahkan, kita pun mendapatkan informasi kalau selama ini sering sesumbar tidak ada polisi yang bisa menangkap dirinya,” ujar AKP M Ali Asri SH saat dibincangi di Mapolres, kemarin siang.

Dari hasil petugas mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu tersebut ditemukan pihaknya dari penggeledahan dalam rumah pelaku ini. Ditegaskan Kasat Narkoba, jika sebelum pihaknya masuk ke dalam rumah, diakui oleh pelaku kalau dirinya pun sempat membuang barang bukti sabu seberat 3 gram di dalam kloset kamar mandi di ruang belakang rumahnya.

“Dari pengakuan pelaku ini, kalau sesaat dilakukan penggrebekan di rumahnya itu, pelaku ini rupanya sudah mengetahui kedatangan kita ke rumahnya yang telah kita kepung. Sehingga dirinya telah membuang sebagian sabu lainnya ke dalam lubang kloset dan di siram air untuk menghilangkan barang buktinya itu,” beber dia.

Lebih lanjut ditegaskan Ali Asri, bila pelaku untuk sementara ini masih dalam pemeriksaan penyidikan di Polres Prabumulih dan pihaknya pun berjanji masih akan terus melakukan pengembangan kasus keterlibatannya dunia peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Prabumulih agar dapat melakukan menangkapan terhadap seorang pemasok sabu ke pelaku selama ini.

“Kasus ini masih akan kita kembangkan kembali, dan sementara pelaku masih kita lakukan pemeriksaan serta meminta beberapa keterangan darinya terkait peredaran sabu yang dilakukannya selama ini. Dan unutk pelaku sendiri dapat kita kenakan ancaman pidana sesuai Undang-undang RI tentang narkotika dalam Pasal 114 dan 112 dengan ancaman minimal hukuman 5 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, Lukman Hakim alias Hakim ini mengakui segala perbuatan itu. Namun dirinya sempat membantah bila dirinya sesaat dilakukan penggrebekan di lokasi rumahnya itu membuang barang haram itu ke dalam lubang kloset kamar mandi rumahnya.

“Memang punyo aku barang itu pak, dan aku belinyo datang dewek ke daerah PALI nemui wongnyo CR (inisial, red) kadang seminggu sekali aku ke sano. Tiap beli sabu itu paling seperempat kantong dengan hargo aku beli Rp8 juta dan aku jual di Prabu ini kalu dengan sebanyak itu dapat untungnyo sekitar Rp600 ribuan pak,” tukasnya.

Laporan : Donni

Posting   : Andre