Tak Senang Dipelototi, Babensah Aniaya Dua Beranak Hingga Patah Tangan dan Pecah Kepala

0
1664

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Diduga lantaran tak senang adiknya dipelototi, seorang warga yang tinggal di Kelurahan Payuputat, RT 01 RW 09, Kecamatan Prabumulih Barat yakni, Babensah (34) naik pitam dan membabi buta menganiaya dua tetangganya hingga mengalami luka patah tangan dan kepala pecah hingga harus mendapatkan 14 jahitan, setelah dipukul pelaku dengan menggunakan sepotong kayu bulat.

Kasus penganiayaan yang dialami Aswawi (50) dan anak kandungnya, Zikrullah (30) kini sudah ditangani pihak Polsek Prabumulih Barat. Pelaku sendiri saat ini sudah berhasil diamankan petugas, yang datang usai mendapat laporan dari anggota Bhabinkamtibnas yang bertugas di daerah tersebut.

Informasi yang diterima, penganiayaan yang dilakukan pelaku bermula ketika korban Aswawi hendak memindahkan mobilnya. Tanpa sengaja korban bertemu dengan Suratman (adik pelaku Babensa). Entah tersinggung atau tidak terima dilihat oleh korban, Suratman langsung membentak korban dengan nada kasar “Ngapo mato kau melotot liat aku,” teriak Suratman.

Akibatnya, keduanya sempat terlibat cekcok mulut, sehingga pertengkaran keduanya sampai ke telingga pelaku Babensah, yang langsung berlari mendatangi TKP sambil membawa sepotong kayu bulat. Tanpa ba bi bu lagi, pelaku langusung mengayunkan potongan kayu tersebut dan dipukulkannya ke arah bagian tangan korban Aswawi hingga menyebabkan tangan korban patah.

Korban Zikrullah, anak korban yang mendengar teriakan kesakitan ayahnya langsung bergegas keluar dan bermaksud pergi menolong. Namun naas, pelaku yang sudah tersulut emosi dengan tanpa ampun juga membabi buta memukul korban hingga mengakibatkan kepala korban Zikrullah terluka dan pecah sehingga harus mendapatkan 14 jahitan di kepalanya.

Korban yang tak senang mendapat perlakuan pelaku, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas bhabinkamtibmas setempat. Selanjutnya petugas setempat langsung berkoordinasi dengan team opsnal polsek Barat.

Sehingga tak lama berselang kemudian, petugas opsnal sektor Barat di back up anggota Polres Prabumulih langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku. Selanjutnya oleh petugas, pelaku berikut barang bukti berupa sebuah kayu bulat ber diameter 3 CM dan panjang 120 CM diamankan petugas ke Polsek Barat.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk Sik MH, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Barat AKP Sofyan Affandi SH membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku Babensah (34) akibat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap dua tetangganya yang masih berhubungan darah.

“Benar, pihak kita telah menangkap pelaku Babensah. Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP atas kasus Penganiayaan,” tegas Kapolsek AKP Sofyan.

Laporan : Taufik/*

Editor     : Donny