PURBALINGGA – Harapan warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, untuk menikmati akses jalan yang lebih layak kini kian mendekati kenyataan. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim Purbalingga menjadi angin segar yang membawa perubahan nyata, membuka keterisolasian, sekaligus memperlancar mobilitas warga.
Pembangunan infrastruktur yang terus dikebut ini tak hanya menjadi proyek fisik semata, melainkan dapat menghadirkan cerita-cerita hangat dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ngatmi, seorang warga dari kampung sebelah yang baru saja pulang menghadiri acara khitanan di desa tersebut bersama rombongan ibu-ibu lainnya.
Dengan wajah sumringah, Ngatmi mengungkapkan rasa syukurnya. Ia merasakan langsung manfaat dari pembangunan yang tengah berjalan, meskipun belum sepenuhnya rampung.
“Sekarang saja sudah lebih enak dilewati, apalagi nanti kalau sudah jadi. Kami tidak perlu lagi susah payah kalau ada acara atau keperluan mendadak,” ujarnya, pada Sabtu (2/5/2026).
Menurut Ngatmi, jika selama ini akses menuju Desa Krangean dikenal cukup sulit, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin dan berbatu kerap menyulitkan warga, bahkan membatasi aktivitas sosial dan ekonomi. Namun, melalui program TMMD, kondisi tersebut perlahan berubah.
“Tak lama lagi, Desa Krangean tak lagi identik dengan sulitnya akses. Berkat TMMD, jalan yang dahulu menjadi hambatan kini berubah menjadi harapan menuju kemajuan,” ungkapnya.
Bagi Ngatmi dan warga lainnya, jika pembangunan ini bukan sekedar soal jalan, melainkan jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Akses yang mudah diharapkan dapat membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, hingga mempermudah anak-anak menuju sekolah.
“Semoga cepat selesai, supaya kami benar-benar merasakan manfaatnya sepenuhnya,” tambahnya penuh harap.
Gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan sehari-hari di lokasi pembangunan. Semangat kebersamaan itu tidak hanya mempercepat pengerjaan, namun dapat mempererat hubungan antara aparat dan warga. (Mukhid Pen Purbalingga)
