Tak Buat Suasana Tambah Kisruh, Hapalan Cete Minta Pendukungnya Tak Ikutan Demo

0
1296

Sumateranews.co.id, LAHAT- Agar tak membuat kian kisruhnya suasana serta guna memberikan ketenangan bekerja kepada penegak hukum dan pihak yang berkompenten mengusut tuntas dugaan money politic yang disinyalir telah dilakukan oleh Paslon No 3 Pilkada Lahat, maka Hapalan Cete selaku paslon No 2 minta kepada ribuan pendukungnya yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Lahat untuk tetap tenang.

‘’Jangan ikutan demo, sebab masalah dugaan money politic ini sudah dilaporkan kepada pihak berkompenten. Justru yang harus kita lakukan sekarang adalah menjaga suasana damai dan kondusif di Bumi Seganti Setungguan. Jalankan aktivitas seperti biasa. Doakan kepada Panwas dan penegak hukum untuk segera menuntaskan masalah dugaan money politic ini dengan cepat sehingga rakyat Lahat menjadi jelas dan jauh dari rasa was-was dan khawatir,’’ ujar Hapit Padli didampingi Erlansyah Rumsyah, Jumat (29/6) di kediamannya.

Selain itu, Hapit dan Erlansyah juga mengajak pendukung dan rakyat secara keseluruhan untuk terus mendoakan agar para anggota Panwas, KPUD, dan Banwaslu senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka. ‘’Tanpa terkecuali juga kepada aparat penegak hukum dan Pol PP di Lahat yang terus menjaga suasana agar tidak menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan,’’ tambah Erlansyah.

Disinggung sikap mereka terhadap dugaan money politic yang terjadi, Paslon No Urut 2 ternyata sudah menyampaikan sikapnya yakni tetap berkomitmen untuk menolak money politic, menolak gerakan demo sebab dapat menimbulkan masalah baru dan ketegangan buat masyarakat Lahat secara menyeluruh.

‘’Hal itu kami lakukan, sebab pendukung Hapalan Cete sebagian besar adalah militan dan bersih dari bingkai-bingkai ‘’modernisasi politic’’. Karena itu, ini harus tetap dipertahankan. Siapa pun yang terpilih untuk menjadi pemimpin Lahat tahun 2018—2023 tetap kami dukung demi kemaslahatan umat dan masyarakat Lahat,’’ tandas Hapit.

Laporan : Novita/Idham
Editor/Posting : Imam Ghazali