Tahun Ini, Gaji Pokok PNS Bakal Naik?

0
2367

Sumateranews.co.id, JAKARTA- Selama tiga tahun terakhir, pemerintahan Presiden Jokowi hanya sekali menaikkan gaji pokok PNS pada 2015. Bagaimana dengan 2018? Padahal semasa Presiden ke-6 SBY telah menaikkan gaji PNS sebanyak 9 kali selama masa jabatannya.

Wacana kenaikan gaji PNS sedang ramai jadi pemberitaan pasca pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang mengungkit soal rencana perubahan struktur gaji PNS. Namun, belum ada kepastian dari pemerintah soal perubahan struktur ini apakah akan bermuara pada kenaikan gaji pokok PNS di tahun ini.

Ayu, seorang PNS yang bekerja di Jakarta Pusat pun mengaku tidak tahu soal kabar tersebut. Namun, ia pesimistis kenaikan gaji pokok bisa terealisasi pada tahun ini.

“Kalau itu [wacana kenaikan gaji PNS] memang benar, harus disyukuri karena sudah lama gaji pokok itu enggak naik. Terakhir itu 2015, naik Rp200.000-an,” kata perempuan berumur 27 tahun ini, Sabtu (13/1).

Keyakinan Ayu bisa jadi benar, barangkali yang dimaksud Sri Mulyani lebih pada merombak struktur gaji PNS yang ada saat ini. Rencana itu juga bagian dari implementasi UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Perubahan struktur gaji ini dilakukan agar PNS bisa bekerja secara lebih baik dan profesional, serta dapat lebih disesuaikan dengan kemampuan negara. Adapun, struktur gaji PNS saat ini terdiri dari gaji pokok, tunjangan kinerja, dan kemahalan daerah.

“Nanti perhitungannya kalau sudah saya sampaikan ke presiden,” kata Sri Mulyani.

Perubahan struktur gaji PNS sebenarnya sudah lama direncanakan, resminya dimulai pada 2014, bersamaan dengan terbitnya UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu.

Di dalam UU ASN itu disebutkan bahwa gaji pokok dibayarkan sesuai dengan beban kerja, tanggung jawab dan risiko pekerjaan. Ini nantinya berbeda dari gaji pokok yang dibayar selama ini yang hanya mengacu pada masa kerja dan golongan (MKG) seorang abdi negara.

Jika melihat perubahan tersebut, besar kemungkinan porsi gaji pokok akan menjadi lebih besar ketimbang tunjangan. Selain itu, kenaikan besaran gaji pokok juga akan meningkatkan kesejahteraan PNS, terutama ketika pensiun nanti.

“Masih dalam pembahasan,” kata Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HUKIP) Kementerian PAN-RB.

Sumber           : tirto.ID

Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article