Tabrakan Beruntun, Pengendara Motor Tewas Dilindas Fuso

69
Tampak korban pengendara motor yang tewas diberikan pertolongan oleh warga dan mobil yang mengalami kecelakaan Fuso serta Xenia (Foto: Wilga/Assajidin.com)

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Kecelakaan disimpang Lampu Merah Angkatan 66 Jalan Basuki Rahmad Kecamatan Kemuning Sekip Ujung Palembang, kejadian Kamis Malam pukul 19.00 Wib (15/2/18), hal ini menyita perhatian masyarakat, dimana tabrakan beruntun yang tak dapat dihindari lagi oleh truk fuso bermuatan peti kemas dan dua pengendara mobil pribadi serta satu motor matic, sehingga menewaskan satu orang korban pengendara motor.
Kejadian tersebut berawal saat fuso dengan nomor polisi BG 8347 LM melaju dari arah Jalan Demang Lebar Daun menuju ke arah Jalan R Sukamto.
Diduga truk fuso mengalami rem blong hingga sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Fuso yang dikemudikan Firmansyah (33) warga Jalan Irigasi Mataram Kecamatan Kertapati Palembang tersebut tak sampai mengerem dan mencoba untuk mengurangi kecepatan dengan mengalihkan kendaraan naik ke pembatas jalan dan menabrak tiang lampu penerang jalan serta pohon.
Padahal kecepatan mobil hanya 40 km perjam, yang ia kendarai tak sempat lagi mengelak dan menabrak mobil mirage hitam lalu melindas pengendara motor serta menyeret mobil daihatsu xenia.
Dengan kondisi rem blong tersebut Firmansyah melindas pengendara motor hingga dua kali dan menewaskan korban M. Ashari (41) yang beralamatkan Jalan Aspolres Kolaka Kelurahan Lamokato Kecamatan Lokata Kabupaten Lokata, Sulawesi Tenggara.
Salah seorang saksi mata Hima mengatakan, fuso menabrak mobil dan melindas kepala korban hingga kepalanya gepeng.
“Saya terkejut kok mobil itu ugal-ugalan hingga menabrak dua mobil serta menewaskan orang di tempat,” jelasnya.
Usai kejadian, pengemudi fuso sempat melarikan diri. Hanya saja, warga yang melihat langsung melakukan pengejaran.
“Sopir fuso itu ditangkap warga dan diamuki masa serta langsung dibawa ke pos polisi yang ada di lokasi,” terangnya.
Ditempat yang sama, Titi Martini (54) seorang korban yang mobilnya hancur diseret fuso tersebut menjelaskan bahwa ia ingin putar balik dari depan BLPT ingin menuju ke Klinik untuk mengantar anaknya berobat.
“Saya bertiga dimobil dan ingin putar arah di lampu merah saat itu kondisi sedang lampu hijau dan tiba-tiba mobil fuso itu menabrak mobil saya dan melindas pengendara motor hingga tewas di tempat,”ungkapnya dengan tubuh gemetar.
Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Marulli Pardede menuturkan, pihaknya saat ini sudah melakukan evakuasi baik terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Sudah dilakukan evakuasi. Korban dibawa ke Rumah Sakit Mohammad Husein (RSMH). Untuk pengemudi fuso masih dilakukan pemeriksaan. Sementara pemilik kendaraan yang menjadi korban, juga kita mintai keterangan,”tandasnya.

Sumber : Sripoku.com
Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here