Sweeping Premanisme, Polda Sumsel Amankan 7 Pelaku Pungli Kendaraan Truk Semen dan CPO di Simpang Pelabuhan Pinishi Sei Lais

0
438
Sweeping Premanisme, Polda Sumsel Amankan 7 Pelaku Pungli Kendaraan Truk Semen dan CPO di Simpang Pelabuhan Pinishi Sei Lais
Diduga melakukan tindakan premanisme dan Pungli terhadap kendaraan Truk muatan semen dan Truk muatan CPO di Simpang Pelabuhan Perahu Layar Pinishi, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang, sebanyak 7 (tujuh) orang pria diamankan Unit Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel.

Ketujuhnya Warga Kalidoni Palembang

PALEMBANG – Diduga melakukan tindakan premanisme dan Pungli terhadap kendaraan Truk muatan semen dan Truk muatan CPO di Simpang Pelabuhan Perahu Layar Pinishi, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang, sebanyak 7 (tujuh) orang pria diamankan Unit Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel.

Dari informasi yang diterima, para pelaku diringkus setelah sebelumnya Anggota Intelair melakukan undercover buy di wilayah simpang pelabuhan pinishi Sei Lais Palembang dengan cara ikut di dalam mobil truk bermuatan semen dari pelabuhan perahu layar pinishi guna memastikan informasi adanya tindakan premanisme dan pungli di wilayah tersebut.

Alhasil, sebanyak tujuh orang pria berhasil diamankan, pada Selasa (15/06/2021) sore, sekitar pukul 16.30 WIB dan bakal diproses secara hukum usai tertangkap tangan beberapa jam setelah kejadian.

Ketujuh pelaku ini, yakni Iskandar (38) warga Jalan Mayor Zein, Lorong Musi Bahagia, Kecamatan Kalidoni, Robi Iswanto (42) warga Jalan Mayor Zein, Lorong Tiga Sekata, Kecamatan Kalidoni, Andriyadi (48) warga Jalan Pinishi, Kecamatan Kalidoni, Rian Rusdi (35) warga Jalan Mayor Zein, Lorong Tiga Bersama, Kecamatan Kalidoni, Endang (46) warga Jalan Mayor Zein Sei Lais, Kecamatan Kalidoni, Asnawi (33) warga Jalan Pinishi, Kecamatan Kalidoni dan Marta Dinata (34) warga Jalan Pinishi, Kecamatan Kalidoni Palembang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM membenarkan adanya penangkapan tujuh orang pria yang diduga melakukan tindakan premanisme dan Pungli terhadap kendaraan Truk muatan semen dan Truk muatan CPO di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Anggota kita Unit Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadinya aksi premanisme dan pungli yang terjadi terhadap sopir mobil truck pengangkut semen dan CPO yang mengangkut muatan tersebut dari pelabuhan Perahu Layar Pinishi Sei Lais Palembang,” ujarnya, Kamis (17/6).

Kemudian beberapa jam setelah kejadian tepatnya pukul 15.30 WIB anggota unit intelair langsung melakukan under cover di wilayah simpang pelabuhan pinishi Sei Lais Palembang dengan cara ikut di dalam mobil truck yang bermuatan semen asal dari pelabuhan perahu layar pinishi guna memastikan informasi adanya tindakan premanisme dan pungli di wilayah tersebut.

“Setibanya di simpang pinishi anggota kita melihat hal itu adanya tindakan pungli yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap sopir mobil truck yang ditumpangi oleh anggota intelair yg sedang under cover,” ungkapnya.

Selanjutnya, tak ingin buruannya kabur, lalu sekitar pukul 16.30 WIB Team Unit Intelair yang dipimpin langsung Kasi Intelair, AKP Beni Wijaya SH beserta anggota patroli Dit Polairud Sumsel melakukan sweeping di lokasi yang diduga sering dijadikan tempat aksi premanisme dan pungli yang ada di simpang pelabuhan perahu layar pinishi sei lais Palembang.

Kemudian team intelair menemukan dan mengamankan sebanyak tujuh orang yang berada di lokasi tersebut yang diduga sering melakukan aksi premanisme dan pungli di seputaran Sei Lais Palembang.

“Dari interogasi yang dilakukan terhadap orang tersebut yang dilakukan anggota kita bahwa mereka melakukan aksi pungli sudah berjalan selama lebih kurang satu tahun dengan modus melakukan upaya pengaturan lalu lintas kendaraan yang keluar masuk dari pelabuhan pinishi,” ungkapnya.

“Dari tiap mobil truk yang melintas dimintai oleh para pelaku sebesar Rp 2.000 hingga Rp 5.000. Untuk barang bukti yang kita amankan berupa uang tunai Rp 106.000,” tambahnya.

Kombes Pol Supriadi MM menegaskan pemberantasan pungli dan premanisme tidak akan berhenti di sini saja. “Ini baru awalnya saja, kita akan terus melakukan pemberantasan segala macam bentuk premanisme hingga pungli sehingga wilayah Sumsel akan aman dan zero premanisme dan pungli,” tukasnya.

Laporan : King III Editor : Donni