Belum Disediakan Pengelola, Karyawan RM Tahu Sumedang Renyah Layani Pengunjung Tanpa Masker APD

691

# Agus: Belum Miliki Alat Thermo Gun, Baru Malam Ini Akan Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Minimnya kesadaran mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dan melindungi diri dari serangan virus yang belum ditemukan vaksinnya ini juga masih banyak ditemui di sejumlah pusat kuliner. Seperti yang terpantau di sebuah Rumah Makan (RM) Tahu Sumedang Renyah, yang berada di jalan Lintas Prabumulih-Palembang KM 15, Kecamatan Lembak, kabupaten Muara Enim.

Mesti wabah virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, yang terus menyebar di 192 negara terjangkit (global), dan 24 provinsi di Indonesia, namun para karyawan RM yang menawarkan makanan khas tahu sumedang ini terlihat tidak melindungi diri dengan masker. Padahal dengan memakai alat pelindung diri (APD) ini minimal dapat mencegah dampak penyebaran virus corona tersebut.

“Jadi kita, kalo bisa pagi-pagi sebelum aktifitas olah raga dulu dan tetap waspada. Kalau masalah masker, pimpinan kami belum kesitu pak, belum menginformasikan atau menyediakan masker itu,” ungkap Agus, saat dibincangi awak media, Kamis (26/03/2020) siang.

Menurut Agus, dirinya tidak terlahu mengetahui (pengadaan perlengkapan masker) itu, apakah kelalaiannya karena dari karyawan yang lain juga belum begitu menanyakan peralatan masker tersebut.

“Gak tau, apa kelalaian saya sendiri, pribadi saya atau teman-teman juga gak pernah menanyakan masker itu. Cuman untuk masalah penyemprotan baru nanti malam setelah beberes kerja, kami lakukan pak”, ucap pria kelahiran Sumedang ini.

Bahkan, disinggung terkait pengadaan peralatan pengukur suhu tubuh atau Thermo Gun bagi pengunjung dan karyawan, dijelaskan Agus, sampai saat ini belum disediakan oleh management pengelola rumah makan.

“Belum, management sampai saat ini belum menyiapkan. Gak tau besok, barangkali dia menyiapkan atau bagaimana gitu, karena kami dalam hal ini semuanya ada dipimpinan,” imbuh Agus.

Lebih jauh Agus mengatakan, baru dari pihak kepolisian setempat sudah melakukan sosialisasi dan memasang pengumuman maklumat dari Kapolri, dan sudah dipasang di depan atau halaman parkir RM.

“(Kalau) Kepolisian sudah lama pak, sosialisasi dari pemerintah, kayaknya setahu saya belum ada. Gak tau kalau langsung kepimpinan, yang pasti belum ada. Untuk omset sangat berpengaruh, turun drastis dari dampak covid-19 ini,” jelas Agus saat disinggung soal pendapatan pasca merebaknya virus corona tersebut.

Namun meskipun demikian, kembali dikatakan Agus, dalam penanganan pencegahan virus corona para karyawan sudah diminta untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan tubuh serta pola makan.

“Artinya sudah memberikan informasi ke karyawan, pada intinya sebut aja untuk waspada. Mulai dari segi kesehatan, kemudian pola makan, tidur dan lain sebagainya. Intinya waspada aja pak”, tambah Agus (60).

Terpisah, Kapolsek Lembak Iptu Desi Azhari SH ketika dihubungi via handphone menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan memasang spanduk maklumat Kapolri ke masyarakat, perkantoran, dan tempat-tempat kuliner salah satunya di RM Tahu Sumedang Renyah, Lembak.

“Sosialisasi itu sudah mas, sudah lama kita sampaikan”, tegas Iptu Desi Azhari SH, Kamis (26/03) siang.

Laporan : Gun
Editor    : Abiyasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here