Sukseskan Asian Games, BPOM RI Jaga Keamanan Pangan

0
206

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI tidak ketinggalan dalam upaya menyukseskan Asian Games (AG) di Jakarta dan Palembang. Khusus di Palembang, Kepala BPOM, Dr Ir Penny K Lukito MCP PhD dalam kunjungannya ke Palembang, Rabu (11/7), mengatakan jika pihaknya akan maksimal dalam menjaga keamanan pangan.

Menurutnya, giat yang dilakukan adalah implementasi tugas pemerintah yang diemban BPOM. “Tugas pemerintah termasuk BPOM, salah satunya bisa menyiapkan tempat sehingga event AG bisa terlaksana dengan sukses. Kedua adalah aman dan lancar. Salah satu aspeknya dan menjadi tugas BPOM adalah keamanan pangan. Kami mendukung pemerintah untuk meyakinkan pangan yang dikonsumsi di Palembang dalam kondisi aman,” ungkapnya.

Baginya, hal itu penting sebab akan banyak atlet, official dan masyarakat internasional yang akan datang ke Palembang. “BPOM ikut mendukung dan menjaga jaminan untuk keamanan pangan, baik itu yang dikonsumsi oleh para atlet dari berbagai negara, dan kami juga menjaga jajanan pangan di sekitar yang tentu akan didatangi para tamu tersebut,” lanjutnya seraya menambahkan bahwa dirinya yakin jika para tamu akan mencari jajanan tradisional atau kuliner Palembang.

Untuk itu, lanjut Penny, jauh hari sebelumnya BPOM sudah berkoordinasi secara intenaif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan terkait soal itu.

“Saya dengan Gubernur telah berkomitmen untuk memastikan bahwa makanan akan terjamin dalam aspek keamanannya, dimana Badan POM bersama dinas-dinas terkait di Provinsi dan Kota Palembang,” tegasnya.

Dilanjutkan, BPOM bekerja sama dengan semua pihak terkait dengan tugas yang sudah jelas untuk masing-masing pihak. Badan POM mempunyai peran untuk mengawasi produk-produk olahan pangan termasuk air minum dalam kemasan, melakukan penyuluhan di pusat-pusat pengolahan kuliner, mengedukasi tentang bagaimana menyiapkan pangan dan bebas dari penggunaan bahan baku yang berbahaya seperti formalin, borax, pewarna, dan lain-lain.

“Dalam penyuluhan, kami juga melakukan sampling dan tes. Sebelum melakukan penyuluhan, angka produsen yang masih menggunakan bahan baku berbahaya (formalin) terbilang cukup tinggi. Dengan adanya penyuluhan dan penindakan terhadap penjual maupun produsen, angka tersebut sudah menurun,” lanjutnya.

Penny berharap dengan gencarnya giat penyuluhan, penggunaan bahan baku berbahaya seperti formalin, tidak lagi ditemui dalam jajanan atau panganan yang ada di Palembang.

“Harapan kami adalah nol penggunaan formalin untuk panganan atau jajanan,” ujarnya dan menjelaskan jika upaya penindakan yang dilakukan, Pertama adalah pemusnahan produk maupun bahan bakunya. Kedua, akan ada peringatan agar produsen tidak menjual produk di tempat tersebut. Setelah itu, BPOM akan tetap melakukan monitoring lagi.

Sementara, Ketua DPD Asosiasi Kemitraan Usaha Mikro (Akumindo), Apson, menganggap dengan adanya perhelatan AG, secara langsung berdampak secara signifikan terhadap perekonomian Sumsel khususnya bagi Kota Palembang. “Bisa kami pastikan jika income yang akan didapatkan oleh UMKM akan lebih tinggi dari biasanya,” ujarnya.

Mengenai pengawasan terkait higienitas produk anggota Akumindo, Apson memastikan tidak ada masalah, sebab pihaknya turut melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap seluruh usaha anggotanya.

“Kami sudah bekerjasama dengan BPOM, dan khusus untuk higienitas produk kuliner itu sudah tidak ada masalah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kedatangan Kepala BPOM ke Palembang diawali dengan mengunjungi Jakabaring Sport City, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan AG khususnya dibidang panganan atau jajanan yang akan ditawarkan kepada atlet dan official negara tamu.

Setelah itu, rombongan BPOM RI mengarah ke pasar Pempek 26 Ilir, sekaligus Kepala BPOM menyempatkan untuk membagikan perlengkapan dagang seperti baju, celemek, sarung tangan dan penempelan stiker sebagai instrument penting untuk menjaga dan memastikan higienitas produk panganan.

Kunjungan dilanjutkan dengan pertemuan dan penyuluhan kepada pengusaha Pempek di Toko Oleh-Oleh Lenggok.

Laporan : Irfan
Editor/Posting : Imam Ghazali