Sudah 4 Hari, Warga Daya Murni Keluhkan Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram

0
147
Foto ilustrasi; Kerumunan warga, saat berdesakan berebut mendapatkan jatah tabung gas elpiji 3 kilogram, dalam operasi pasar mengatasi kelangkaan oleh salah satu pemerintah daerah di Sumsel.

Sumateranews.co.id, TUBABA – Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram, mulai terjadi di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA), sejak 4 hari belakangan ini. Kesulitan mendapatkan tabung gas melon ini tidak hanya terjadi di tingkat eceran dan pangkalan, namun juga sudah terjadi di tingkat agen.

Madi, warga Daya Murni, Kecamatan Tumi Jajar mengaku sudah dua hari ini dirinya terpaksa menumpang memasak di rumah tetangganya karena tidak mendapatkan tabung gas di warung-warung maupun pangkalan tempatnya biasa membeli.

“Saya sudah empat hari tidak memasak gara-gara tidak ada gas. Terpaksa memasak numpang di tetangga,” keluhnya, kepada sumateranews.co.id, Selasa (01/05/2018).

Hal serupa juga dialami seorang penjual nasi kuning yang tinggal tidak jauh dari rumah Madi. Mirisnya lagi, akibat langkahnya mendapatkan tabung gas elpiji 3 kilogram itu, dirinya sementara terpaksa berhenti berjualan.

“Saya terpaksa tidak berjualan, karena tidak ada gas untuk memasak. Baru kita akan jualan lagi kalau ada gas, karena banyak yang harus dimasak,” gerutuknya, pasrah.

Hilangnya tabung gas elpiji di pasaran, sejak beberapa hari ini juga dibenarkan sejumlah agen gas di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Bulan ini kami dikurangi 3 mobil. Bahkan kami juga sering diomeli dari pangkalan-pangkalan dan pengecer yang sudah jadi langganan kami,” ungkap salah satu pemilik agen penjual gas elpiji yang tidak ingin namanya ditulis.

Laporan : Iik

Editor     : Donny