Crime HistoryHeadlineMuara EnimSumsel

Sodomi Anak di Bawah Umur Sebanyak 9 Kali, Pria Paruh Baya di Lawang Kidul Diamankan Polisi

MUARA ENIM – Seorang pria paruh baya inisial H diamankan oleh Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lawang Kidul – Polres Muara Enim, Jumat, 18 Maret 2022. Warga Kecamatan Lawang Kidul ini diringkus polisi, usai dilaporkan keluarga korban karena diduga melakukan aksi sodomi terhadap anak di bawah umur berinisial RS (17).

Terungkap dalam laporan keluarga korban, bahwa aksi bejat pelaku telah berlangsung lama dan terjadi hingga 9 kali di sejumlah tempat berbeda.

“Peristiwa ini terungkap lantaran adanya informasi dari korban yang bercerita kepada temannya, bahwa korban akan pergi. Hingga ditanya oleh temannya terkait alasan ia mau pergi. Kemudian dijawab korban, bahwa ia takut dan kemudian ditanya lagi oleh temannya terkait alasan mengapa ia takut. Setelah banyak pertanyaan dari temannya ini. Akhirnya ia mengaku bahwa ia diancam sama pelaku berinisial H (49) yang telah melakukan perbuatan mesum padanya. Di mana kalau ia tidak melayani hasrat seksual pelaku maka diancam akan disakiti,” ungkap Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto SIK MSi melalui Kapolsek Lawang Kidul, IPTU Yogie Sugama Hasyim didampingi Kanitreskrim, Aiptu Guntur, Jumat, 18 Maret 2022.

Akibat perbuatan menyimpang pelaku itu, lanjut Kapolsek, menyebabkan korban mengeluhkan sakit setiap hendak buang air besar (BAB).

“Korban ini juga mengaku kalau ia sering merasakan sakit ketika ia hendak buang air besar. Hal ini diterangkan korban lantaran ia sudah 9 kali disodomi oleh pelaku dan kejadian itu berulang kali dan dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda-beda terkadang malam hari, di pinggir sungai, dan juga terkadang di dekat rumahnya,” jelas Kapolsek.

Menurut Yogie, sebelum melancarkan aksinya, Pelaku terlebih dahulu mengiming-imingi korban

“Pelaku ini sebelumnya mengiming-imingi korban akan dibelikan mie dan lain-lain,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, usai diberitahukan teman korban, selanjutnya orang tua korban memanggil anaknya (RS), dan dengan ditemani kakak korban, kejadian tersebut mereka laporkan ke Polsek Lawang Kidul.

“Kita menerima laporan dari orang tua korban, Rabu, 09 Maret 2022. Kemudian kita memproses laporan itu dan meminta keterangan saksi, hingga pada Kamis,10 Maret 2022, Kanitreskrim dan Tim mengecek rumah pelaku untuk mencari dan melakukan penangkapan, akan tetapi pelaku tidak ada di rumah. Hingga pelaku akhirnya berhasil didapati tidak jauh dari rumahnya dan berhasil kita tangkap tanpa perlawanan,” ujarnya.

Selanjutnya, Kapolsek menegaskan pelaku telah diamankan di Mapolsek Lawang Kidul guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Saat ini pelaku telah kita amankan di Polsek Lawang Kidul dan pelaku disangkakan Undang-undang Republik Indonesia No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, UU No. 17 tahun 2016, pasal 82 sanksi pidana 15 tahun kurungan penjara,” tegas Kapolsek Yogi, saat memberikan keterangan pers kepada awak media. (Nas)

Editor: Donni

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button