Soal Tanggulangi Bencana Alam, HD: Optimalkan Tanggungjawab Tugas Masing-Masing

50
Soal Tanggulangi Bencana Alam, HD: Optimalkan Tanggungjawab Tugas Masing-Masing

PALEMBANG − Untuk minimalisir hal-hal yang tidak diinginkan sewaktu-waktu terjadinya bencana alam, Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta kepada semua pihak tergabung dalam tim kesiapsiagaan bencana alam, agar mengoptimalkan tanggungjawab pada tugasnya masing-masing. 

Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM, bersama unsur Forkompimda Provinsi Sumsel mengikuti kegiatan apel Kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi bencana alam di Provinsi Sumsel, Kegiatan apel terpadu ini bertempat di halaman Griya Agung Jl. Demang Lebar Daun No. 09 Kel. Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang, Senin (9/11/2020).

Kesiapan personil turut digelar beberapa kendaraan dan prasarana pendukung lainnya,  seperti 3 unit kendaraan, 1 unit Multi Porpose Vehicle dan 5 Perahu Bot (LCR) BPBD Sumsel, 2 Unit Alat Berat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Prov. Sumsel,  2 Unit kendaraan SAR, 2 Unit Ran Reacue Dinsos/ Tagana Prov Sumsel, 2 Unit kendaraan PMI Prov Sumsel, 2 Unit Perahu Taktis Dit Pol Airut Polda Sumsel, 1 Unit LCR Denbekang II-44-04/Palembang, 1 Unit LCR Lanal Palembang, 5 Unit Ran PBK Prov. Sumsel dan Kota Palembang, 3 Unit kendaraan  Taktis Brimob Polda Sumsel beserta 1 Unit LCR, 2 Unit Ran Taktis Rescue Sat Sabara Polda Sumsel, 1 Unit Senhub Mobile Hubdam II/Swj, 1 Unit Mobile Flood PUMP Ditjen SDA Kemen PUPR, 2 Unit kendaraan Dishub Prov Sumsel.

Kegiatan ini merupakan langkah awal yang dilakukan oleh Pemerintah Prov Sumsel. Dimana menurut data, Surat Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, nomor : 730/03/BGL.V/2020, tanggal 23 Oktober 2020, perihal : Peta Prakiraan Gerakan Tanah, Dan Surat Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Palembang, nomor : KL.00.02/001/KPLG/X/2020, tanggal 14 Oktober 2020, perihal : Peringatan Dini Potensi Curah Hujan Tinggi.

“Oleh sebab itu Prov Sumsel, Polda Sumsel, Kodam II/Swj serta instansi terkait untuk meningkatkan kemampuan personil dan kesiapan peralatan penanggulangan banjir dan tanah longsor, serta untuk mengoptimalkan peran, tugas dan tanggung jawab masing – masing dinas/ instansi/ stakeholder terkait dalam penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor agar korban jiwa, harta dan sarana prasarana dapat diminimalisir,” ujar Herman Deru.

Untuk diketahui, selain dihadiri Kapolda Sumsel dan Gubernur Sumsel, hadir pula dalam acara apel tersebut, Mayjen TNI Agus Suhardi Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP, S.Sos Danrem 044/Gapo, Ibu Hj. RA. Anita Noeringhati SH MH Ketua DPRD Provinsi Sumsel.

Oktavianus SH MH Wakil Kepala Kejaksaaan Tinggi Sumsel. Kolonel Laut (P) Filda Malari, CTMP Danlanal Palembang, Danlanud SMH Palembang diwakili oleh Letkol Pas Iyan Rusdian SE Kadis Ops. Hery Marantika SH MSi Kepala Basarnas Sumsel, H. Iriansyah, S.Sos SKM MKes Kepala Pelaksana BPBD Prov. Sumsel.

Para Asisten, Inspektorad dan OPD Prov. Sumsel. Para PJU Polda Sumsel Karo Ops, Karolog, Dirintelkam, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Dirlantas, Dirbinmas, Dirpolairud, Dirsamapta, Dansatbrimob dan Kabiddokkes.

Laporan : King III Editor : Syarif

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here