SHINTA-SYURYADI DAFTAR KE KPUD MUARA ENIM

0
152

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Kedatangan bakal calon Bupati Muara Enim dan Wakil Bupati Muara Enim melalui jalur independen,  DR Hj Shinta Paramita Sari SH MHum dan Syuryadi SE MSh, memperlihatkan diri bersama tim pemenangan di ruang KPUD Kabupaten Muara Enim sebagai pasangan siap maju bertarung Pilkada 27 Juni 2018 nanti.

Jalur independen merupakan hal sulit harus melewati berbagai tahapan-tahapan berat. Salah satunya mengumpulkan dukungan foto copy KTP masyarakat secara langsung. Pasangan ini menjadi pemecah sejarah sebagai pasangan jalur independen pertama untuk kontestan pilkada Kabupaten Muara Enim.

Ketua KPUD Rohani SH menyatakan lulus verifikasi faktual dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muara Enim, pasangan Shinta Syuryadi telah memenuhi kualifikasi mengikuti proses pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) tanpa adanya hambatan. ‘’Dukungan diperoleh setelah dilakukan verifikasi faktual tersebar 20 kecamatan di Kabupaten Muara Enim tercapai 33.712 foto copy KTP dari 35.149 foto copy KTP yang ditetapkan KPUD. Terdapat kekurangan sebanyak 1.437, kekurangan akan diserahkan pada masa perbaikan dengan jumlah dukungan sebanyak 6.000 foto copy KTP,’’ ujar Rohani, Senin (8/1).

Lolosnya pasangan Shinta Syuryadi melalui tahapan-tahapan, telah memperlihatkan pencapaian hebat untuk tim kerja, tim relawan dan volunteer yang militan serta massif. Inilah koalisi besar sesungguhnya dalam koalisi bersama rakyat.

Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Pemenangan Shinta Syuryadi, Jhoni Herwanto, menyatakan bahwa proses selama hampir 9 bulan ini merupakan pengalaman baru yang telah memberikan banyak sekali pelajaran berharga.

”Para relawan bekerja keras dengan sumber daya terbatas serta waktu yang pendek. Kami memulai pengumpulan foto copy KTP sejak awal Mei 2017. Saya berharap para relawan sudah terorganisir tetap menjaga semangat dan kerjasama menghadapi Pilkada Kabupaten Muara Enim 2018 mendatang,” ujarnya.

“Serta Kami sampaikan terima kasih kepada masyakarat Kabupaten Muara Enim yang telah memberikan dukungan kepada kami untuk maju sebagai pasangan melalui jalur indenden pada Pilkada Muara Enim 2018. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan demokrasi bagi kita semua, karena memilih melalui jalur independen merupakan jalur konstitusional selain melalui jalur partai politik,” tambah Jhoni.

Jhoni juga mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muara Enim dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muara Enim, yang telah melayani dan bekerja profesional.

“Profesionalisme penyelenggara pemilu sangatlah penting dalam rangka menjaga alam demokrasi yang telah berjalan dengan baik di Kabupaten Muara Enim,” tandas Jhoni.

Laporan          : Deka Saputra

Editor/Posting : Imam Ghazali