Sewenang-Wenang, Puluhan Karyawan Air Minum Protes

0
874

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Puluhan karyawan PT Mars Lestari, perusahaan air minum di Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin melakukan unjuk rasa di depan kantor tersebut. Karyawan memprotes pihak perusahaan memecat karyawan sewenang-wenang, Jumat (6/10).

Para karyawan ini juga memprotes adanya dugaan pungli yang dilakukan HRD pada sistem perpanjangan kontrak karyawan di perusahaan air minum itu.

Koodinator Aksi, Ramlianto mengatakan, aksi ini dilakukan atas kekecewaan karyawan atas perlakuan pihak perusahaan terutama bagian HRD yang sewenang-wenang memecat karyawan.

Menurutnya, ada 6 karyawan dipecat secara sepihak dengan alasan habis masa kontrak. Tetapi pada kenyataannya, karyawan diminta sejumlah uang tetapi tidak bersedia kemudian dipecat dan tidak diperpanjang lagi kontrak kerja mereka.

“Ada 6 karyawan kami dipecat, lagi pula untuk memperpanjang kontrak ini banyak pungli. Jika ingin masih bekerja, karyawan diminta uang mulai Rp 300-500 ribu,” katanya yang diamini karyawan lain.

Sri Aryani, Koordinator Lapangan menambahkan, mereka juga meminta kejelasan salah satu karyawan mereka dipecat tanpa alasan yang jelas. “Ketua serikat kami dipecat tanpa ada alasan dari HRD, kami minta penjelasannya,” cetusnya.

Tidak hanya itu, puluhan karyawan PT Mars Lestari ini juga menuntut status karyawan Perjanjian Kerja Antar Waktu (PKWT) diangkat menjadi karyawan tetap di perusahaan.

“Kami bekerja sudah berpuluhan tahun, tetapi tidak ada pengangkatan, ini sudah melanggar UU Nomor 21 tahun 2000 tentang ketenagakerjaan. Kami minta Disnaker Banyuasin turun tangan selesaikan masalah ini,” tegasnya.

Aksi karyawan akhirnya mereda setelah perwakilan karyawan diterima oleh M Iqbal, Supervisor di PT Mars Lestari. Perwakilan karyawan menyampaikan tuntutan mereka di depan perwakilan perusahaan.

“Kami akan tampung tuntutan karyawan ini dan akan kami pelajari. Selanjutkan akan kami sampaikan ke Manajemen Perusahaan,” janji Iqbal.

Untuk menghidari terjadinya anarkis dan meluapnya emosi karyawan PT Mars Lestari, tampak pengamanan langsung dihadiri Kapolsek Talang Kelapa dan Komandan Koramil Talang Kelapa. Beberapa polisi juga berjaga-jaga untuk menghindari kemungkinan terjadi aksi anarkis.

Laporan    : Al Dafid

Editor        : Imam Ghazali

Posting      : Andre