Setiap Malam 14, Masyarakat Keturunan Gumai Bersilaturahmi dan Berdoa Bersama di Kediaman Rumah Besak Junjungan Jurai Kebalikan

0
1144

Sumateranews.co.id, LAHAT- Tradisi agamis bernuansa magis hingga kini terus terpelihara dan terjaga. Khususnya bagi masyarakat Keturunan Gumai Sembilan Batang Hari yang bertempat tinggal di Empat Penjuru Angin  yang berniat baik dan ingin maju berkembang dalam bidang usaha yang halal, maka mereka diundang maupun tidak akan datang dan  berkunjung ke kediaman junjungan Jurai Kebalikan sekaligus berziarah ke Makam Junjungan H. Rumsyah.

Selain untuk menjaga silaturahmi, beragam  niat dan tujuan terbukti telah banyak masyarakat yang berhasil dan menepati janji dengan membayar nazar seperti hewan kambing dan sapi saat acara di malam 14 tersebut di kediaman Junjungan Jurai Kebalikan Anak dari  H. Rumsyah Alm, Sabtu malam (31/3).

Penziarah tumpah ruah dan begitu memadati tempat kediaman Junjungan. Mereka tak hanya berasal dari Bumi Seganti Setungguan saja, melainkan juga datang dari  Provinsi  Bengkulu dan Lampung, Kabupaten Muara Enim, Rambang Daku, Prabumulih, dan daerah lainnya di Provinsi Sumsel.

Menurut warga setempat yakni Nasir yang dulunya berprofesi sebagai juru parkir dan tukang ojek kini telah berhasil saat memutuskan merantau ke Palembang. ‘’Saat itu sebelum saya merantau ke Palembang, sengaja saya datang ke rumah Besak  di Kecamatan Gumai Talang Desa Indikat Ilir dan menyampaikan tujuannya ke Junjungan Jurai Kebalikan.  Bahwasannya saya berniat merantau ke Palembang dan berkeinginan dapat berhasil di bidang usaha Panti Asuhan. Alhamdulilah berkat lantaran  dari Rumah Besak dan wejangan junjungan Jurai Kebalikan dan tak terlepas  izin Allah SWT,  usaha saya  dimulai dari tahun 2012 — 2018 kini sudah berhasil. Saya sekarang mengasuh 35 orang dari berbagai usia di panti saya,’’ ujar Nasir, apa adanya.

Nasir juga menambahkan di bawah bimbingan Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Panti Asuhan Al Barokah yang dikelolanya kini melakukan  aktivitas keterampilan membuat berbagai macam kue seperti Kue Dadar Gulung dan di jual ke pasar-pasar. ‘’Dan untuk itu saya sudah berniat apabila berhasil saya akan membayar Nazar Dua ekor Kambing dan ini sudah saya laksanakan Nazar sudah saya sampaikan di malam 14 ini, amin,’’  cetusnya.

Tampak juga Cabup Lahat Hapit Padli yang ikut dalam undangan mengatakan, dengan adanya kumpul dan bersilaturahmi masyarakat dari berbagai daerah ini secara bersama-sama berdoa kepada Allah  SWT, semoga segala niat yang baik ini dapat dikabulkan terutama guna kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Lahat.

Cawabup nomor Urut  2 Erlansyah Rumsyah juga menambahkan  masyarakat yang datang khususnya di malam 14  tanpa diundang. ‘’Mereka datang sendiri, mengingat acara ini merupakan acara Adat Istiadat  serta Budaya yang sudah  berjalan lama. Di samping itu juga acara malam 14 pada dasarnya Acara Silaturahmi dari Masyarakat Keturunan Gumai yang bertempat tinggal di luar Kabupaten Lahat mengingat Asal Usul Nenek Moyang mereka  dan Ritual Berdoa dan diakhiri dengan makan Bersama,’’ tandasnya.

Laporan          : Novita/Idham

Editor/Posting : Imam Ghazali