Serangan Balik Buyarkan Pesta Tuan Rumah

112

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Serangan balik para pemain Persipura, mampu menjadi momok yang menakutkan bagi lini pertahanan Sriwijaya FC (SFC). Terbukti, dua gol yang diborong oleh Sacramento, berhasil membuyarkan pesta kemenangan laskar wong kito di kandangnya, Sabtu (14/4).

Kelemahan tersebut menjadi sorotan tim pelatih SFC, dan akan segera membenahi untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Hal itu disampaikan Rasiman mewakili Rahmad Darmawan yang sedang mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro.

“Sebenarnya kami sudah belajar dari kekalahan atas Madura United (MU), yaitu mengatasi serangan balik. Kebanyakan tim lawan melakukan serangan balik dengan bola, namun Persipura melakukan itu dengan memanfaatkan skill pemainnya,” ungkapnya.

Jadi lanjut Rasiman, di pertandingan kali ini, Laskar Wong Kito terlihat kesulitan untuk menghentikan Pemain Persipura. “Tapi yang terpenting memang adalah mengantisipasi serangan balik,” lanjutnya.

Masih kata Rasiman, sebenarnya strategi pertahanan untuk di babak kedua sudah disiapkan. Hanya saja, Persipura memiliki pemain muda dengan skill yang baik dan mampu melewati pemain SFC, sehingga diakui hal itu menyulitkan pemain.

“Jika melihat penampilan di babak pertama, tentunya bukan hal yang menyenangkan mendapatkan hasil seri. Tetapi, pemain sudah menunjukkan semangat juang tinggi, apalagi melawan Persipura yang memiliki pemain dengan tingkat skill individu yang sangat baik,” puji Rasiman.

Terkait dengan ketidakhadiran N’Diaye di lini belakang Laskar Wong Kito, Rasiman mengatakan jika secara organisasi permainan, itu tidak terlalu berpengaruh.

“Kalau secara organisasi bermain, tidak hadirnya N’Diaye mungkin tidak terlalu berpengaruh. Hanya saja, jika dia bermain, mungkin bisa mengisi posisi center-back, sehingga strategi bisa lebih menyerang. Hanya saja, kembali lagi masalah kami adalah mengatasi serangan balik pemain Persipura,” ujarnya.

Kekecewaan juga terlihat dari raut wajah Alfin Tuasalamony, yang mendampingi coach Rasiman. Baginya, sebagai pemain, tentu semuanya merasa kecewa dengan hasil akhir laga kandang kali ini. Apalagi, SFC sempat memimpin dua gol, namun berhasil disamakan di babak kedua.

“Diakhir babak kedua, kami sangat sulit menembus lini pertahanan mereka, apalagi mereka banyak melakukan body-contact. Apalagi, tipikal orang papua termasuk saya juga, senang bermain bola walaupun dalam kondisi cuaca yang panas. Tapi, itu bukan alasan karena mungkin ada beberapa hal yang harus kami benahi,” ungkapnya.

Sementara, pelatih Persipura, Peter Butler merasa puas karena tim asuhannya berhasil mencuri satu poin di kandang SFC. Apalagi, dengan badai cedera yang dialami Persipura, membuat Butler harus memainkan beberapa pemain mudanya.

“Walaupun kami ke sini dalam kondisi banyak pemain yang cedera termasuk kapten tim, Boas Salossa, tetapi kami bersyukur karena mampu mencuri poin di kandang SFC,” ujarnya.

Butler mengakui keunggulan SFC di babak pertama. Tetapi, dirinya mengklaim jika di babak kedua tim besutannya bermain lebih baik. “Apalagi, ada beberapa pemain kami yang masih sangat muda, namun mereka bermain sangat baik hari ini,” katanya.

Ditambahkan, strategi memainkan hanya dua pemain asing di babak pertama, bukan penyebab Persipura bermain kurang bagus di babak pertama. “Saya banyak pemain asli Papua yang memiliki skill sangat baik. Intinya, kerja keras yang menjadi kunci bagaimana pemain kami bangkit di babak kedua,” tambahnya.

Selain itu kata Butler, saat turun minum, dirinya terus menyemangati pemain. “Saya bilang ke pemain, jika masih bermain seperti di babak pertama mungkin Persipura akan kalah telak. Tim harus lebih bekerja keras dan fokus di 45 menit selanjutnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, SFC gagal meraih poin penuh saat menjamu Persipura. Gol cepat Manuchekr Dzhalilov (11), dan Beto (37), mampu dibalas oleh Sacramento hanya dalam tempo kurang dari sepuluh menit (62 dan 68).

Dengan hasil seri tersebut, SFC tertahan di posisi 9 dengan poin 5, sementara Persipura mantap di puncak klasemen dengan poin 8.

Susunan Pemain :
Sriwijaya FC (4-3-3): Teja Paku Alam – Hamka Hamzah – Novan Sasongko – Alfin Tuasalamony – Marckho Meraudje – Syahrian Abimanyu – Makan Konate – Zulfiandi – Esteban Vizcarra – Beto Goncalves – Manuchekhr Dzalilov
Pelatih: Rahmad Darmawan

Persipura Jayapura (4-3-3): Dede Sulaiman – Andri Ibo – Yohanis Tjoe – Ricardo Salampessy – Tinus Pae – Ian Kabes – Gunansar Mandowen – M.Tahir – Hilton Moreira – Marcel Sacramento – Ronaldo Wanma
Pelatih: Peter Butler

Laporan : Irfan
Editor : Donny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here