Sepekan Terakhir, Harga Beras Merangkak Naik

0
170

Sumateranews.co.id, BENGKULU – Sejak sepekan terakhir harga beras di pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional di Kabupaten Rejang Lebong cendrung meningkat dibandingkan hari biasanya. Harga beras di tingkat pengecer mengalami kenaikan Rp.1000 hingga Rp.1500 per kilogramnya, untuk seluruh jenis beras lokal maupun beras impor.

Seperti yang terjadi di Pasar Atas Kota Curup. Sebagian besar pedagang mengeluhkan kenaikan harga beras dibandingkan hari biasanya, yang berdampak terhadap menurunnya daya beli masyarakat, dan berdampak pula pada omset penjualan beras yang ikut menurun.

Salah seorang pedagang beras di kawasan pasar atas yang ditemui pada Jumat (27/10/2017) Yakub mengungkapkan bahwa seminggu ini harga beras naik. ‘’Untuk jenis beras lokal seperti IR dari Rp. 10.000/kg naik menjadi Rp. 11.000/kg nya. Sedangkan untuk beras impor biasanya Rp. 9000/kg naik menjadi Rp.10.000 hingga Rp.10.500/kg nya,” jelasnya.

Kenaikan ini memang terjadi dari tingkat distributor, sehingga pedagang terpaksa ikut menaikkan harga jual beras, jika tidak dinaikkan, tentunya akan rugi.

Di sisi lain, Andre selaku distributor beras mengakui bahwa saat ini stok beras di gudang sudah mulai sedikit. Hal itu dikarenakan pasokan beras lokal dari Kelurahan Talang Benih dan Desa Rimbo Recap yang juga ikut menurun, sehingga membuat harga beras merangkak naik dari biasanya.

Masyarakat tentunya berharap agar harga beras dipasaran dapat kembali normal seperti hari biasanya, karena beras merupakan kebutuhan pokok serta bahan utama konsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini tentunya butuh perhatian dari pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait, untuk ikut serta mengontrol dan melakukan pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok di pasaran, serta mengentaskan upaya-upaya praktek penimbunan bahan kebutuhan pokok yang dapat berimbas terhadap harga jual di pasaran yang semakin tinggi dan menyengsarakan rakyat.

Laporan           : Benny  Septiadi

Editor/Posting : Imam Ghazali