Sempat Kabur, Pelaku Pengeroyokan di Lapangan Bola Pangkul Diringkus, 5 Lainnya Masih Buron 

0
755

PRABUMULIH – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di lapangan sepak bola desa Pangkul, kecamatan Cambai, pada Minggu dini hari, 21 Agustus 2022 sekira pukul 02.30 WIB yang lalu.

Dalam ungkap kasus itu, petugas kembali meringkus salah satu pelaku pengeroyokan yang ternyata masih berusia remaja, yakni berinisial AP (17). Warga kelurahan Gunung Ibul, kecamatan Prabumulih Timur ini ditangkap usai diketahui lokasi persembunyiannya. Sementara 5 pelaku lainnya masih buron

Kapolres Prabumulih, AKBP Witdiardi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Alita Firman SH membenarkan pihaknya saat ini telah mengamankan DPO pelaku tindak pidana pengeroyokan.

Dikatakan Firman, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah petugas melakukan pengembangan penyelidikan usai menangkap pelaku REG, yang telah tertangkap lebih dulu.

“Kejadian bermula pada Minggu tanggal 21 Agustus 2022 sekira pukul 02.30 WIB di lapangan sepak bola Pangkul kecamatan Cambai kota Prabumulih, di mana telah terjadi tindak pidana pengeroyokan dengan cara pelaku AP memukul kepala korban menggunakan tangan berkali-kali,  kemudian pelaku lainnya inisial MD (DPO) menendang tangan kanan korban dengan menggunakan kaki, kemudian pelaku inisial BM (DPO), serta pelaku atas nama REGI (telah tertangkap) dan 3 orang lainnya, yang tidak diketahui namanya mengeroyok korban secara bersama-sama,” jelas Kasatreskrim.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala, luka lecet di tangan kanan, dengkul kanan dan kaki sebelah kiri. Kemudian korban berobat ke RSUD kota Prabumulih dan melapor ke Polres Prabumulih.

“Setelah menerima laporan tersebut, tim buser melakukan penyelidikan dan kemudian salah satu tersangka berhasil ditangkap dan diamankan lalu dibawa ke Polres Prabumulih, sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” sebut Kasat Reskrim AKP Alita Firman.

Ia menambahkan, saat ini pelaku AP masih dalam penyidikan Satreskrim Polres Prabumulih. “Pelaku dijerat dengan tindak pidana pengeroyokan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana kurungan penjara selama 5 tahun 6 bulan,” ucap Kasatreskrim. (King)

Editor: Donni