Sempat Bersitegang dengan Dokter Spesialis, Pihak RSUD DR H M Rabain Meminta Maaf Kepada Keluarga Pasien

4339
PASIEN KELUHKAN RSUD: Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR H M Rabain kembali dikeluhkan masyarakat dan pasien. Salah satunya, muncul dari AF (37), suami dari pasien bernama Eliza (35) warga Tanjung Enim. Pasien yang dirawat di ruang Paviliun Serasan Sekundang, kamar 304, lantai 2 (dua) ini mengeluhkan pelayanan dokter rumah sakit tersebut.

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR H M Rabain kembali dikeluhkan masyarakat dan pasien. Salah satunya, muncul dari AF (37), suami dari pasien bernama Eliza (35) warga Tanjung Enim. Pasien yang dirawat di ruang Paviliun Serasan Sekundang, kamar 304, lantai 2 (dua) ini mengeluhkan pelayanan dokter rumah sakit tersebut.

Semenjak disarankan dirujuk oleh dokter praktek, dr Iqbal pasien mulai menjalani perawatan dan ditangani oleh salah satu dokter rumah sakit milik pemerintah kabupaten Muara Enim.

“Pagi tadi kehadiran dokter malah memperkeruh keadaan saja, sampai beradu mulut dengan oknum dokter, dan hampir terjadi kekerasan fisik antara dokter dengan kami pihak keluarga pasien,” ungkap AF, Sabtu (22/6) kemarin.

Bahkan, dikatakan AF, tindakan oknum dokter tidak hanya mengeluarkan kata-kata kasar tetapi juga sempat menyuruh pihak keluarga pasien untuk mencari dokter lain.

“Untuk pelayanan saja tidak sesuai harapan, malahan sangat mengecewakan ketika oknum dokter yang didampingi tiga perawat rumah sakit dipagi hari tadi, terdengar malah berkata kasar kepada kami, dan sempat mengatakan cari dokter lain saja,” sebut keluarga pasien ini meniru perkataan oknum dokter tersebut.

Masih dijelaskan AF, dirinya juga menyayangkan pelayanan pihak rumah sakit terkait penggunaan alat Stetoskop kedokteran kepada istrinya.

“Kemudian ada juga alat Stetoskop kedokteran tidak diperbolehkan disalah gunakan apalagi digunakan dengan alasan karena tidak mengetahui apa fungsi alat tersebut. Namun, kenapa oknum dokter memberikan alat Stetoskop kedokteran kepada kami untuk mengetahui hasil ada suara di rongga badan pasien, dan pihak keluarga tidak mengetahui cara kerjanya,” jelas AF lagi.

Masih ditempat yang sama, anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, yakni Agus Firmansyah dari Parpol Gerindra, yang sempat membesuk pasien dan mengetahui permasalahan tersebut mengakui sempat terjadi percekcokan antara dokter yang menangani dengan keluarga pasien.

Menurut Agus, pasien bernama Eliza usai dirujuk ke rumah sakit, pagi keesokannya sempat bersitegang dengan pihak dokter yang menangganinya.

“Usai dirujuk langsung oleh dr Iqbal, pagi tadi dr.Mumasi Silitonga Sp.Pd yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam RS langsung menjenguk pasien dan sempat terjadi adu mulut dengan suami pasien. Namun tidak sampai terjadi adu fisik,” terang Agus Firmansyah, kepada media sumateranews.co.id, ketika dibincangi sedang membesuk pasien, Sabtu siang.

Terpisah, pihak RSUD DR HM Rabain melalui dokter umum, dr Ryan Wira Pratama ketika dikonfirmasi terkait persoalan tersebut tidak membantah dan mengatakan pihaknya sudah memanggil dan berbicara dengan suami pasien.

“Saya sudah bicara dengan suami pasien dan sudah clear masalahnya. Dan saya atas nama pihak rumah sakit sudah meminta maaf kepada suami pasien serta keluarganya, ini akan menjadi perhatian pihak manajemen RS untuk melakukan pembinaan dan perbaikan pelayanan kami. Tks,” tukasnya.

Laporan : Deka S

Editor     : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here