Selama Masa Pandemi Covid-19 Peredaran Narkoba di Wilayah Sumsel Meningkat

46
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, saat menggelar press release di Mapolda Sumsel, pada Selasa (30/06/2020) kemarin.

Amankan 2.014,67 Gram Shabu dan 12.528 Butir Ekstacy dari Tangan 14 Tersangka

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Peredaran narkoba jenis shabu dan ekstacy di wilayah Provinsi Sumatera Selatan selama masa pandemi Covid-19 justru meningkat. Hal itu terbukti dari jumlah barang bukti yang cukup besar berhasil diamankan pihak Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Tingginya kasus peredaran narkoba selama pandemi ini diungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, saat menggelar press release di Mapolda Sumsel, pada Selasa (30/06/2020) kemarin.

“Di masa pandemi covid 19 peredaran narkotika di wilayah hukum Sumatera Selatan mengalami peningkatan dengan jumlah barang bukti yang diamankan cukup besar sehingga perlunya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba,” ujar Kombes Pol Drs Supriadi MM.

Dalam conference pers bersama jajaran Dir Resnarkoba ini, Kabid Humas Polda Sumsel menyebutkan, sedikitnya sebanyak 2.014,67 gram shabu dan 12.528 butir ekstacy berhasil mereka amankan dengan tersangka sebanyak 14 orang. Kegiatan ini juga dia jelaskan, dalam rangka memeringati Hari Anti Narkoba Indonesia (HANI) dan Hari Bhayangkara ke – 74.

“Adapun ungkap kasus tindak pidana narkoba yang berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan selama bulan Juni 2020 sebanyak 10 (sepuluh) LP dengan jumlah tersangka 14 (empat belas) terdiri dari laki-laki 13 orang dan perempuan 1 orang,” papar Kombes Pol Supriadi.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap para tersangka yakni, primer pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat 1 subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 20 tahun dan paling lama pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana penjara seumur hidup.

“Dari jumlah barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2.014,67 gram dan ekstasi sebanyak 12.528 butir yang disita oleh ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan,” sebutnya.

Adapun 10 TKP berdasarkan 10 laporan polisi yang diterima oleh ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan, diantara lain:

  1. TKP I LP/86-A/2020/ DITRESNKB di Jalan Residen Haji Najamuddin kelurahan sukamaju kecamatan Sako kota Palembang.
  2. TKP II LP/87-A/2020/ DITRESNKB Jalan Palembang Tanjung Api-api jalur 19 Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.
  3. TKP III LP/88-A/2020/ DITRESNKB Jalan Kolonel Haji Burlian tepatnya di parkiran Alfamart
  4. TKP IV LP/89-A/2020/ DITRESNKB Alamsyah Ratu Prawira Komplek Hotel Galaxy Musi 2 kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus.
  5. TKP V TKP I LP/90-A/2020/ DITRESNKB Jalan Desa Candi Bumiayu Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI.
  6. TKP VI di pinggir jalan Basuki Rahmat Kecamatan Kemuning Palembang.
  7. TKP VII di pinggir Jalan Desa Sukarami Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan.
  8. TKP VIII TKP I LP/94-A/2020/ DITRESNKB Jalan Kapten Abdullah tepatnya di pinggir Jalan Simpang Tiga Bakaran Kecamatan Plaju Palembang.
  9. TKP IX TKP I LP/95-A/2020/ DITRESNKB jalan Demang Lebar Daun Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB 1 Palembang.
  10. TKP X TKP I LP/101-A/2020/ DITRESNKB Jalan Soekarno Hatta gang Garuda Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar.

Laporan : Rilis/Sidi III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here