Selama Asian Games Palembang Kondusif, Logistik pun Lancar

0
245

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Sejauh ini, pengamanan Asian Games 2018 yang berlangsung di Kota Palembang relatif aman dan terkendali. Hal tersebut terlihat dari hari pertama pelaksanaan event yang masih kondusif, dengan tidak terjadinya hal-hal yang dianggap akan mengganggu event terbesar kedua dunia tersebut.

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede memastikan hal tersebut saat dihubungi Sumateranews.co.id melalui telepon selular, Minggu (19/8).

“Hari pertama pelaksanaan Asian Games berjalan lancar, dan belum ditemukan kendala di lapangan,” jawabnya.

Ditambahkan Kompol Maruly, bahwa untuk saat ini jumlah personil pengamanan dirasa cukup untuk mengamankan Asian Games. “Tidak ada, cukup. Dan kami optimis terkait pengamanan Asian Games,” ucapnya.

Terkait kejahatan jalanan di Kota Palembang, Kompol Maruly menyebutkan jika terjadi penurunan kurun dua minggu sebelum Asian Games sampai hari pertama pelaksanaan event.

“Kejahatan jalanan akhir-akhir ini cenderung menurun. Dua minggu sebelum Asian Games, total pelaku kejahatan jalanan yang diamankan tercatat hanya 1.105 orang, baik itu sifatnya operasi pemeriksaan, operasi pekat, maupun pelaku-pelaku tindak pidana 3C,” ungkapnya.

Faktor lain yang menunjang petugas di lapangan seperti logistik, dikatakan juga tetap berjalan lancar. “Distribusi logistik petugas di lapangan juga lancar dan masih dalam batas kewajaran,” lanjutnya.

Kompol Maruly kembali mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga nama baik Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018. “Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Palembang untuk selalu menjaga keamanan Kota Palembang, agar pelaksanaan Asian Games berjalan lancar, aman, dan nyaman,” imbaunya.

Sementara, Direktur PT Afzarki Indoboga, Warto Raharjo memastikan jika pihaknya bersama KSO lainnya melakukan pendistribusian konsumsi untuk tim pengamanan Asian Games 2018 di Kota Palembang. “Kami yang bertanggung jawab untuk pendistribusian konsumsi di 90 titik pengamanan baik di venue maupun di lokasi vital lainnya,” ujarnya kepada Sumateranews.co.id.

Masih kata Warto, dalam sehari, pihaknya harus mendistribusikan sebanyak 18.000 dus untuk snack pagi, makan siang dan makan sore. “Di awal pelaksanaan event memang masih ada sedikit kendala dalam proses distribusi. Penyebabnya karena banyaknya titik distribusi dan juga mobilitas personil, sehingga mempengaruhi ketepatan waktu pendistribusian,” ungkapnya seraya menambahkan jika dirinya optimis kendala tersebut akan segera diatasi.

Ke depan, lanjut Warto, konsorsium yang saat ini menggunakan bendera PT Afzarki Indoboga berharap di masa mendatang perusahaan konsorsium menjadi perusahaan berstandar internasional.

“Kami berharap bisa menjadi perusahaan konsorsium yang berstandar internasional dan memiliki uji kompetensi yang bisa menghandle konsumsi untuk event-event internasionla. Selain itu, semua bersertifikasi baik dari aspek management, cheef, coock, helper dan fasilitas kitchen,” harapnya dan menambahkan jika perusahaan konsorsium terdiri dari PT Afzarki Indoboga, CV Lembag, CV Metasari, CV Amos, CV Ria, CV Nusa Wisata, CV Mayfaza, CV FA, dan CV Bayu.

Laporan          : Irfan
Editor/Posting : Imam Ghazali