Sekda Pemkab Tubaba Pimpin Upacara Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan ke 55

47
Pemerintah kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun 2019 yang berlangsung di lapangan Pemkab setempat, Senin (11/11/2019).

Sumateranews.co.id, TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tahun 2019 yang berlangsung di lapangan Pemkab setempat, Senin (11/11/2019).

Kegiatan yang dilaksanakan mulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai 09.00 WIB ini dipimpin oleh Sekda Kabupaten Tulang Bawang Barat Herwan Sahri, SH., M.AP., sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanat Menteri Sosial RI dan Menteri Kesehatan RI yang dibacakan oleh Inspektur Upacara mengajak pada setiap Hari Pahlawan mengingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Sekda kembali mengatakan, dengan peringatan Hari Pahlawan diharapkan dapat lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa “….hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dapat menjadi bangsa yang besar….”. sebutnya dalam upacara Hari Pahlawan tahun 2019 dengan tema : “Aku Pahlawan Masa Kini”.

“Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain, dan sebagainya,” lanjut Sekda.

Sementara itu, dalam amanat menteri Kesehatan pada peringatan HKN ke-55 yang dibacakan oleh Herwan Sahri menegaskan arahan Presiden Republik Indonesia, bahwa ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas, yaitu “Stunting” dan “Jaminan Kesehatan Nasional.”

“Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN telah dilaksanakan sepenuhnya. Walaupun besar tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan JKN ini, peningkatan pemanfaatan JKN menjadi bukti bahwa JKN sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Untuk itu, mari kita cari solusi bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi saat ini dalam memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih adil dan merata,” tutupnya.

Laporan : Dedi

Editor     : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here