Sehari Dilantik, Dewas dan Direktur BUMD Sei Sembilang Langsung Action

21
Sehari setelah dilantik, Dewan Pengawas Dr H Muhammad Senen Har Msi dan Direktur BUMD Sei Sembilang Ardiansyah, Kamis (16/7) langsung action dengan meninjau lokasi rencana pabrik pengolahan Air Minum Kemasan (AMK) di Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Tinjau Lokasi Rencana Pabrik Air Minum Kemasan

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Sehari setelah dilantik, Dewan Pengawas Dr H Muhammad Senen Har Msi dan Direktur BUMD Sei Sembilang Ardiansyah, Kamis (16/7) langsung action dengan meninjau lokasi rencana pabrik pengolahan Air Minum Kemasan (AMK) di Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Dari pabrik yang akan dibangun Pemkab Banyuasin inilah akan muncul brand, nama air minum milik Kabupaten Banyuasin. Sejauh ini nama yang diusulkan sejumlah kalangan dengan nama Air Minum Betuah, yang memiliki makna beruntung atau mujur. Yang diharapkan nantinya menjadi besar dan menjadi sumber kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuasin.

Ikut dalam peninjauan ini, Asisten I Kosarudin, Asisten I Hasmi, Kepala Bappeda Litbang Erwin Ibrahim, Kadis PUTR Ardi Arfani, Kadis Perkimtan Zulkifli Idrus, Kadis LH Izro Maita, Kadishub Antony Liando, dan Camat Talang Kelapa Arifin Nasution.

Ardiansyah mengatakan, dari hasil peninjauan lapangan, lokasi tersebut sangat bagus karena sudah terdapat sumur dengan mata air yang bermutu tinggi.

“Di lokasi ini, sudah ada sumur, airnya jernih dan kayaknya PH-nya sesuai dengan baku mutu yang kita inginkan,” katanya.

Nanti, menurut Ardiansyah, hasil dari peninjauan lapangan tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat dengan OPD terkait.

Dari rapat tersebut akan dibahas terkait perencanaannya secara luas dan menyeluruh, DED, plan bisnisnya hingga hal-hal lainnya.

“Kita rencanakan secara matang dan komfrehensip, sehingga sesuai dengan yang diharapkan, dan sesuai dengan arahan pak Bupati Askolani bahwa BUMD Sei Sembilang harus berhasil,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Pengawas HM Senen Har yang juga menjabat Sekda Banyuasin mengatakan lahan yang akan menjadi lokasi pabrik pengolahan Air Minum Kemasan tersebut berada di lahan milik masyarakat seluas 1 hektar.

“Lahan ini akan kita beli, ganti untung dan biayanya dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2020 ini sebagai penyertaan modal Pemerintah Daerah,” katanya.

Untuk itu lanjut Senen, pihaknya mohon doa dan dukungan dari DPRD Banyuasin dan seluruh elemen masyarakat. Sehingga rencana mulia ini bisa terwujud.

Laporan : Wanto III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here