Sebulan Tugas Jabat Kapolres Banyuasin, Berhasil Ungkap Enam Kasus Besar di Banyuasin

1467
UNGKAP KASUS: Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar, saat menggelar ungkap kasus, Selasa (24/9). Sebulan menjabat, Polres Banyuasin dibawah pimpinannya berhasil mengungkap 6 kasus kejahatan besar di wilayah Banyuasin.

Sumateranews.co.id, BANYUASIN – Komitmen untuk memberantas sejumlah tindak kejahatan di Bumi Sedulang Setudung, dibuktikan oleh Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar. Sebulan menjabat, Polres Banyuasin dibawah pimpinannya berhasil mengungkap 6 kasus kejahatan besar di wilayah Banyuasin.

Keenam kasus itu diantaranya, BBM Ilegal, Karhutla, Perjudian, Curanmor, Narkoba jenis ganja dan peredaran daging babi yang dijual ke rumah makan.

Tak hanya berhasil mengamankan barang bukti, pihaknya juga berhasil menangkap belasan pelaku kejahatan.

“13 tersangka kasus BBM Ilegal berasal dari Musi Banyuasin, mereka terjaring saat mengangkut BBM Ilegal tersebut menggunakan 7 truk melintas di Jalintim Palembang-Betung KM 42, pada 4 September 2019 jam 02.00 Wib dini hari,” sebut Kapolres AKBP Danny Sianipar, saat menggelar press rilis di Mapolres Banyuasin, Selasa (24/9/2019).

Selanjutnya, kasus berikutnya dikatakan Danny, tepatnya pada sepekan yang lalu, anggotanya berhasil menangkap 4 (empat) pelaku yakni Maulana, Sugianto, M Karta dan Mansur lantaran membakar hutan dan lahan di wilayah Banyuasin.

“Pelaku diancam 12 tahun penjara dan denda Rp 10 milyar,” ujar Danny, yang saat memberikan keterangan pers didampingi Kasatreskrim AKP Wahyu Maduransya Putra SIk, dan Kasatnarkoba Liswan Nurhafis.

Kemudian ia mengatakan, pihaknya juga berhasil ungkap kasus perjudian jenis erek-erek dengan menangkap tiga tersangka, yakni Kosim, Ruslan dan Doni Adrian di Desa Sri Kecamatan Muara Telang, pada Minggu malam (22/9/2019) jam 22.00 WIB.

Selain itu, Polres juga berhasil menangkap 5 pelaku curanmor, yakni Habibi, Ari Nugroho, Arman, Oscar dan Zulfikar dengan barang bukti 5 unit motor.

“Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan diancam 12 tahun penjara,” terang Kapolres.

Selanjutnya, kasus terbaru yang sempat heboh di tengah masyarakat yaitu beredarnya daging babi yang dijual di tempat usaha wilayah Pangakalan Balai dan Betung dalam beberapa hari ini.

Dalam kasus ini, pihaknya berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku, yaitu Dedi Alias Robet dan Febriansyah. Keduanya melakukan penipuan dengan modus menyatakan jual daging rusa namun diketahui daging babi seberat 24 Kg.

Seperti diketahui pelaku menjual daging babi kepada Edo. Kemudian Edo kembali menjual daging haram itu ke sejumlah tempat rumah makan. Saat itu, Edo kembali memesan 40 Kg lalu tertangkap di Kelurahan Pangkalan Balai, pada Kamis (19/9) kemarin.

Ditambahkan Kasatnarkoba AKP Liswan Nurhafis, pihaknya juga menangkap tersangka kurir narkoba yakni Heru Susanto yang mengantar pesanan dari Agus Santoso di Lapas Kelas 1 Surabaya.

Barang bukti berhasil disita sebanyak 13 Kg ganja di jalan Palembang-Jambi tepatnya di Rumah Makan Musi Indah, pada Minggu (8/9) lalu.

“Tersangka Heru Santoso dijerat Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 132 UU RI No.35 tahun 2009. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Laporan : Herwanto

Editor     : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here