Sebanyak 27 Dus Miras dan 3 Anak Punk Terjaring Razia Pekat 2017

0
191

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU- Polres Lubuklinggau melaksanakan Giat Operasi Pekat 2017. Dalam razia ini petugas berhasil mengamankan beberapa barang yang tidak mempunyai identitas (ilegal) seperti  rokok sebanyak 50 slok dan minuman keras (miras) ilegal sebanyak 28 dus serta  3 Anak Punk.

Rokok yang disita antara lain merk Le.A dan CC Mild. Kedua rokok ini menyerupai rokok bermerk L.A Bold dan GG Mild. Selain rokok ilegal, petugas juga mengamankan 28 dus minuman keras merk anggur Malaga Cap Orang Tua.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Andi Kumara menerangkan bahwa miras dan rokok ilegal tersebut disita dari berbagai warung dan toko di Kota Lubuklinggau saat pelaksanaan Operasi Pekat Lubuklinggau 2017.

”Operasi Pekat ini dilaksanakan selama 25 hari, saat ini kita telah mengamankan rokok tanpa cukai sebanyak 50 slok dan miras sebanyak 670 botol,” ungkapnya, Minggu (26/11).

Andi juga mengatakan bahwa pihaknya juga menilang 1 SIM, 2 STNK, satu motor dan tiga mobil karena melanggar tata tertib lalulintas saat Operasi Pekat.

”Tujuan operasi pekat ini dalam rangka cipta  kondisi Lubuklinggau menjelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau 2018. Agar kondisi Kota Lubuklinggau aman dan kondusif,” cetusnya.

Sedangkan untuk tiga anak punk akan dilakukan pembinaan dan didata. “Kalau anak punk ini bersalah akan kita tahan, jika tidak bersalah kita kembalikan kepada keluarganya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu anak punk bernama Bayu Dwipa warga Provinsi Jambi mengatakan, dia mau ke Bengkulu karena ada acara. ‘’Seluruh anak punk ada di sana, karena kami mewakili dari daerah masing-masing,’’ tandasnya.

Laporan            : Donna Apriliansyah

Editor/Posting   : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article