‘’Saya Pilih Ludi Karena Dia Dekat Dengan Rakyat’’

0
184
Teks foto: H. Imron (kiri) saat diwawancarai Sumateranews.co.id beberapa waktu lalu. (foto: novi)

Sumateranews.co.id, PAGARALAM- Nampaknya Ludi Oliansyah sudah begitu dekat dengan semua kalangan masyarakat. Sebab, sifat Ludi yang selama ini suka membantu tanpa pamrih serta tak membedakan golongan masyarakat dalam kesehariannya itulah yang menjadikan dia begitu digandrungi warga Pagaralam.

Bahkan banyak alasan, kenapa Ludi disenangi semua golongan. Salah satunya sebagaimana yang diungkapkan oleh H. Imron (62) warga Sidorejo yang pensiunan Pemkot Pagaralam.

‘’Ludi adalah calon pemimpin muda yang disenangi semua kalangan. Saya pilih dia, sebab saya yakin beliau bisa memimpin Kota  Pagaralam nantinya dengan baik. Sebab, Pak Ludi dekat dengan rakyat. Tidak memandang orang itu siapa dan suka membantu masyarakat juga. Karena itu saya senang dengan dia. Meski dia tak kenal saya, tapi sebagai generasi tua yang lahir di Pagaralam, saya tahu mana pemimpin yang pas buat Pagaralam nantinya. Dan pilihan saya jatuh ke Pak Ludi, sebab beliau adalah sosok yang pas untuk menjadi Walikota Pagaralam periode 2018—2023 mendatang. Saya pilih Ludi karena dia dekat dengan rakyat,’’ tegas H. Imron, mantap.

Apakah kandidat lain kurang pas menjadi Walikota Pagaralam mendatang? ‘’Saya kira semuanya pas, tapi kalau Pak Ludi lebih pas. Sebab beliau selama di Pagaralam ini tidak pernah ada cacatnya, pandai bergaul, ramah, dan tidak pilih kasih dalam bergaul. Juga wawasannya luas, baik di dunia kontraktor maupun birokrasi. Dia juga sebelumnya sering ke desa dan dusun-dusun, jadi tahu benar permasalahan yang ada di Pagaralam ini sekaligus mencari solusi atau jalan keluar yang pas tentang suatu permasalahan yang ada,’’ cetus Imron.

Bapak begitu yakin? ‘’Ya saya yakin sekali. Kalau nantinya Pagaralam dipimpin Pak Ludi sama Pak Fahri, maka Kota Pagaralam ini akan maju pesat, rakyatnya juga akan bertambah makmur. Buktikan omongan saya ini,’’ tandas H. Imron yang dimintai pendapatnya beberapa waktu lalu.

Laporan            : Novita

Editor/Posting   : Imam Ghazali