Satu Penodong Motor Babak Belur Dihajar Massa

0
485

 

 Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Seorang pria diduga salah satu dari empat kawanan pelaku penodongan terhadap warga di kawasan jalan perkebunan karet Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang, akhirnya berhasil diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Gelumbang setelah sempat mendapat amukan massa, Selasa sore (18/7) sekitar pukul 15.15 WIB.

Pelaku diketahui bernama Nopri alias Nop (24) warga Dusun 1 Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. Naasnya, pelaku yang berupaya membawa kabur sebuah motor Honda yang diketahui milik Yuli (36) warga RT08 Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang itupun hanya bisa pasrah dan tak dapat berkutik menerima pukulan bertubi-tubi dari sejumlah warga yang sudah terlanjur kesal atas ulahnya tersebut.

Menurut keterangan dari sejumlah perangkat desa serta beberapa orang warga Desa Suka Menang tersebut, diketahui hampir sekitar satu bulan terakhir sejumlah lokasi jalan di desa itu hingga memasuki arah pedalaman jalan perkebunan karet warga diduga sudah sering terjadinya aksi pelaku penodongan yang sebagian besar komplotan pencurian yang disertai kekerasan itu kerap mengincar sepeda motor milik para korbannya.

Kondisi ini pun tak jarang menjadikan sebagian warga kerap merasakan ada perasaan was-was saat akan menjalankan aktivitas mereka sehari-hari yang memang sebagian besar masyarakat Gelumbang tersebut mayoritasnya memiliki pekerjaan sebagai petani karet dan peternakan hewan.

Seperti kini tengah dialami Yuli yang menjadi korban penodongan sepeda motor oleh empat pelaku penjahat kemarin sore itu. Saat itu sekitar pukul 14.30 WIB korban keluar dari rumah dengan mengendarai motor kesayangannya itu bermaksud mencari rumput untuk makanan hewan ternaknya di pinggiran jalan perkebunan sekitar desa tempat tinggalnya itu.

Setelah tiba di pertengahan jalan tersebut, korban melihat rumput di sekitar lokasi itu cukup banyak sehingga korban pun bermaksud untuk menghentikan laju kendaraan yang ditungganginya. Namun, belum lama berselang waktu korban akan mematikan mesin motornya itu, tiba-tiba dari arah dalam semak-semak kebun sekitar jalan itu muncul empat pria langsung berjalan mendekati arah motor korban tersebut sambil memegang senjata tajam (sajam) yang diarahkan kepada korban.

Nyali korban pun jadi ciut melihat ujung mata pisau diarahkan pelaku tepat depan wajahnya. Beruntung, kondisi ruas jalan lokasi saat itu secara tak sengaja dari jarak lebih kurang 50 meter beberapa pengendara motor warga terlihat melintas dan mendekati arah jalan korban itu. Sejumlah warga yang diperkirakan sekitar 5 orang itupun diduga melihat aksi kawanan pelaku itu memaksa korban menyerahkan motornya tersebut sambil meneriaki maling.

Mendapati teriakan itu, keempatnya pun kocar-kacir dengan mengambil langkah seribu untuk kabur melarikan diri ke arah semak belukar dalam perkebunan karet sekitar yang terus dikejar oleh warga yang semakin lama semakin ramai berdatangan ke lokasi TKP tersebut. Hingga satu di antara empat pelaku tersebut tak lain Nopri alias Nop bernasib naas.

Nopri pun akhirnya berhasil ditemukan dan ditangkap warga setelah bersembunyi di pekarangan rumah Ninik (56) warga setempat. Sementara, warga yang sudah emosi saat itu juga bertubi-tubi menghujamkan bogem mentah ke wajah pelaku.

Untungnya saat itu petugas kepolisian dan juga anggota TNI yang kebetulan berada di lokasi langsung cepat mengamankan pelaku dengan membawanya ke Mapolsek Gelumbang hingga nyawa Nopri dapat diselamatkan meski di beberapa bagian wajahnya  mengalami babak belur akibat luka lebam dan memar.

Kepala Desa Suka Menang, Gelumbang, Firdaus SE ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tertangkapnya satu orang pelaku penodongan sepeda motor milik salah satu warganya di wilayahnya itu terjadi. Menurut dia, korban tak lain Yuli yang menetap tinggal di RT 08 Desa Suka Menang, Gelumbang.

“Betul satu orang dari empat pelaku sempat sembunyi di pekarangan rumah warga, dan tak lama itu diketahui banyak warga sehingga ia langsung ditangkap dan diserahkan ke Polsek. Untungnya tadi ada anggota tentara dan polisi disana sehingga pelaku cepat diamankan dan dibawa ke polsek,” tandasnya.

Menurut Firdaus, aksi penodongan yang terjadi di wilayahnya itu bukan yang pertama kalinya terjadi melainkan sudah berulang kali. Sehingga, warga kini pun semakin resah dan was-was atas ulah kawanan pelaku tersebut sewaktu-waktu bisa terjadi. “Selama ini memang sudah sering terjadi penodongan motor warga ini. Dalam satu bulan ini saja sudah ada empat kali kejadian penodongan,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hamdani menjelaskan, pelaku tersebut kini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan secara intensif penyidikan di Mapolsek. “Pelaku sudah diamankan dan sementara masih diperiksa oleh petugas,’’ tandasnya melalui WA.

Laporan   : Donni

Editor       : Imam Ghazali

Posting    : Andre